Futsal Indonesia terbaik dua di Piala AFF 2022 setelah kalah adu penalti
Senin, 11 April 2022 2:49 WIB
"Flank" tim nasional futsal Indonesia Ardiansyah Nur (kiri) berebut bola dengan pemain Myanmar Myo Myint Soe dalam laga semifinal Piala Futsal AFF 2022 di Stadion "Indoor" Hua Mark, Bangkok, Thailand, Jumat (8/4/2022). Indonesia menang 6-1 pada pertandingan tersebut dan berhak melaju ke final untuk melawan Thailand pada Minggu (10/4/2022). ANTARA/HO-AFF/FAT/am.
Jakarta (ANTARA) - Tim nasional futsal Indonesia menjadi tim terbaik kedua di Piala Futsal AFF 2022 setelah dikalahkan Thailand lewat adu penalti, lantaran kedua tim imbang 2-2 saat waktu normal, pada laga final yang digelar di Bangkok, Thailand, Minggu.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia sempat unggul dua gol lewat Evan Soumilena dan Ardiansyah Runtuboy, namun berhasil dibalas Thailand melalui Krit Aransanyalak serta Muhammad Osamanmusa. Thailand akhirnya menundukkan Indonesia dengan skor 5-3 dalam adu penalti.
Skuad Garuda memulai laga dengan baik. Belum ada 10 menit pertandingan berjalan, pivot andalan Indonesia Evan Soumilena melesakkan gol pertama untuk keunggulan timnya.
Thailand berusaha membalas, tetapi penampilan gemilang kiper Muhammad Albagir dan rapatnya pertahanan membuat mereka gagal mengubah skor sampai laga memasuki jeda.
Pada paruh kedua, Indonesia langsung tancap gas. Baru lima menit laga dimulai kembali, Indonesia menggandakan kepemimpinan mereka menjadi 2-0 lewat sontekan Ardiansyah Runtuboy yang memanfaatkan bola pantul di depan gawang lawan.
Setelah itu, Thailand yang membutuhkan gol mulai mengendalikan permainan dan mengurung Indonesia. Selalu gagal menghadirkan gol setelah berkali-kali mencoba, Thailand mulai menerapkan strategi power play mulai menit ke-34.
Hasilnya, pada menit ke-40 atau tak sampai satu menit menjelang laga usai, Thailand memperkecil kedudukan lewat tendangan Krit Aransanyalak.
Gol itu seakan membakar semangat tim Gajah Putih. Hanya selang beberapa detik saja, mereka menghasilkan gol penyama kedudukan berkat sang pivot Muhammad Osamanmusa.
Skor 2-2 membuat pertandingan berlanjut ke babak tambahan yang tuntas dengan kedudukan serupa.
Laga pun beralih ke adu penalti. Osamanmusa yang menjadi penendang pertama Thailand sukses melesakkan gol, yang disamakan Firman Ardiansyah.
Ronnachai Jungwongsuk menjadikan skor 2-1 yang tak bisa diseimbangkan Indonesia lantaran sepakan penalti Ardiansyah Runtuboy gagal menjebol gawang Thailand.
Kemudian, seluruh eksekutor Thailand yang tersisa yakni Panut Kittipanuwong, Krit Aransanyalak dan Peerapat Kaewwilai berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Dua penendang lain dari Indonesia yakni Syauqi Saud dan Ardiansyah Nur sejatinya pun membuat skor dari penalti, tetapi itu tak dapat menyelamatkan Indonesia dari kekalahan.
Bagi Thailand, gelar juara Piala Futsal AFF 2022 menjadi yang ke-16 sejak turnamen itu dilaksanakan pada tahun 2001.
Sementara untuk Indonesia, peringkat kedua (runner-up) tersebut merupakan pencapaian keempat setelah sebelumnya diraih pada tahun 2006, 2008 dan 2019. Pada semua pertandingan final itu, Indonesia selalu bersua dengan Thailand.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia sempat unggul dua gol lewat Evan Soumilena dan Ardiansyah Runtuboy, namun berhasil dibalas Thailand melalui Krit Aransanyalak serta Muhammad Osamanmusa. Thailand akhirnya menundukkan Indonesia dengan skor 5-3 dalam adu penalti.
Skuad Garuda memulai laga dengan baik. Belum ada 10 menit pertandingan berjalan, pivot andalan Indonesia Evan Soumilena melesakkan gol pertama untuk keunggulan timnya.
Thailand berusaha membalas, tetapi penampilan gemilang kiper Muhammad Albagir dan rapatnya pertahanan membuat mereka gagal mengubah skor sampai laga memasuki jeda.
Pada paruh kedua, Indonesia langsung tancap gas. Baru lima menit laga dimulai kembali, Indonesia menggandakan kepemimpinan mereka menjadi 2-0 lewat sontekan Ardiansyah Runtuboy yang memanfaatkan bola pantul di depan gawang lawan.
Setelah itu, Thailand yang membutuhkan gol mulai mengendalikan permainan dan mengurung Indonesia. Selalu gagal menghadirkan gol setelah berkali-kali mencoba, Thailand mulai menerapkan strategi power play mulai menit ke-34.
Hasilnya, pada menit ke-40 atau tak sampai satu menit menjelang laga usai, Thailand memperkecil kedudukan lewat tendangan Krit Aransanyalak.
Gol itu seakan membakar semangat tim Gajah Putih. Hanya selang beberapa detik saja, mereka menghasilkan gol penyama kedudukan berkat sang pivot Muhammad Osamanmusa.
Skor 2-2 membuat pertandingan berlanjut ke babak tambahan yang tuntas dengan kedudukan serupa.
Laga pun beralih ke adu penalti. Osamanmusa yang menjadi penendang pertama Thailand sukses melesakkan gol, yang disamakan Firman Ardiansyah.
Ronnachai Jungwongsuk menjadikan skor 2-1 yang tak bisa diseimbangkan Indonesia lantaran sepakan penalti Ardiansyah Runtuboy gagal menjebol gawang Thailand.
Kemudian, seluruh eksekutor Thailand yang tersisa yakni Panut Kittipanuwong, Krit Aransanyalak dan Peerapat Kaewwilai berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Dua penendang lain dari Indonesia yakni Syauqi Saud dan Ardiansyah Nur sejatinya pun membuat skor dari penalti, tetapi itu tak dapat menyelamatkan Indonesia dari kekalahan.
Bagi Thailand, gelar juara Piala Futsal AFF 2022 menjadi yang ke-16 sejak turnamen itu dilaksanakan pada tahun 2001.
Sementara untuk Indonesia, peringkat kedua (runner-up) tersebut merupakan pencapaian keempat setelah sebelumnya diraih pada tahun 2006, 2008 dan 2019. Pada semua pertandingan final itu, Indonesia selalu bersua dengan Thailand.
Pewarta : Michael Siahaan
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Jayapura: Turnamen futsal dan E-sport meningkatkan minat siswa SD
12 March 2024 3:29 WIB, 2024
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Komisi IV DPR Papua Pegunungan minta pemda bangun sarana olahraga di Jayawijaya
17 April 2026 8:47 WIB
Pemprov jadikan Liga 4 Gubernur Papua Selatan ajang pencarian bibit unggul pesepak bola
24 February 2026 8:14 WIB