Panitia KMAN imbau peserta sarasehan gunakan obat anti nyamuk
Kamis, 10 November 2022 10:48 WIB
Peserta sarasehan KMAN VI disambut oleh masyarakat adat Kampung Enggros (ANTARA/Ardiles Leloltery)
Sentani (ANTARA) - Panitia lokal Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI mengimbau kepada seluruh peserta yang mengikuti ajang tersebut untuk menggunakan obat anti nyamuk.
Koordinator Kesehatan KMAN VI Frangki Isolang dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Kamis, mengatakan imbauan tersebut bertujuan agar mencegah malaria sejak dini.
"Jadi kami melakukan pemeriksaan malaria hanya bagi peserta KMAN VI dari wilayah Papua, Papua Barat dan Maluku," katanya
Menurut Isolang, untuk daerah endemik pihaknya kami tidak melakukan periksa namun untuk pemeriksaan Covid-19 tim medis hanya mengecek peserta yang mengalami gejala demam atau gangguan pernapasan.
Dia menjelaskan jika Panitia KMAN Nasional telah memastikan bahwa peserta KMAN VI yang datang ke Papua semua telah melakukan vaksinasi lengkap (tahap ke tiga).
"Sehingga kami hanya mengambil kebijakan bahwa untuk pemeriksaan Covid-19 hanya yang memiliki gejala," ujarnya.
Dia menambahkan pihaknya pihaknya meminta agar peserta KMAN selama berada di lokasi sarasehan untuk menggunkan obat anti nyambuk gosok.
"Sementara jika tidur di malam haru menggunakan kelambu yang sudah diberikan oleh pantia," katanya lagi.
Koordinator Kesehatan KMAN VI Frangki Isolang dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Kamis, mengatakan imbauan tersebut bertujuan agar mencegah malaria sejak dini.
"Jadi kami melakukan pemeriksaan malaria hanya bagi peserta KMAN VI dari wilayah Papua, Papua Barat dan Maluku," katanya
Menurut Isolang, untuk daerah endemik pihaknya kami tidak melakukan periksa namun untuk pemeriksaan Covid-19 tim medis hanya mengecek peserta yang mengalami gejala demam atau gangguan pernapasan.
Dia menjelaskan jika Panitia KMAN Nasional telah memastikan bahwa peserta KMAN VI yang datang ke Papua semua telah melakukan vaksinasi lengkap (tahap ke tiga).
"Sehingga kami hanya mengambil kebijakan bahwa untuk pemeriksaan Covid-19 hanya yang memiliki gejala," ujarnya.
Dia menambahkan pihaknya pihaknya meminta agar peserta KMAN selama berada di lokasi sarasehan untuk menggunkan obat anti nyambuk gosok.
"Sementara jika tidur di malam haru menggunakan kelambu yang sudah diberikan oleh pantia," katanya lagi.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor : Editor Papua
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Waka Komisi VI DPR RI salurkan bantuan Rp400 juta untuk pengungsi Yalimo
28 September 2025 11:43 WIB
Pemkab Jayapura beri bahan makanan 22 keluarga terdampak banjir Distrik Yapsi
11 November 2024 17:52 WIB, 2024
Kemensos RI salurkan paket bantuan kursi roda-tongkat disabilitas di Biak
29 April 2024 13:00 WIB, 2024
Abdon Nababan: Peserta KMAN harus belajar dari masyarakat adat Jayapura
10 November 2022 10:46 WIB, 2022
Terpopuler - Otonomi Khusus
Lihat Juga
Pemprov Papua pastikan laksanakan ujian susulan bagi sekolah terdampak gangguan jaringan
09 April 2026 18:51 WIB
Pemprov Papua Selatan sebut Gereja Katolik Santa Maria Fatima jadi ikon Merauke
08 April 2026 20:30 WIB