Jayapura (ANTARA) - Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun menyebutkan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXVII se tanah Papua sebagai sarana terciptanya suasana damai dan harmoni menuju kemandirian dan kesejahteraan yang berkeadilan di Bumi Cenderawasih.

"Sebagai umat Islam, memperbaiki kualitas pribadi merupakan suatu kewajiban menuju sumber daya insani yang tangguh, tanggap dan berakhlakul karimah dengan selalu berpedoman teguh kepada Al-Qur’an dan Hadist," katanya di Jayapura, Senin (19/6).

Menurut Ridwan, STQ juga sebagai ajang untuk mencari para qori dan qoriah terbaik yang nantinya akan mewakili Provinsi Papua di tingkat nasional.

Dia menjelaskan pelaksanaan STQ XXVII merupakan hasil dari sinergitas bersama seluruh pihak dalam mengoptimalkan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki agar memberikan pelayanan yang prima, kenyamanan dan keamanan kepada seluruh kafilah kabupaten/kota.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Provinsi Papua Setiyo Wahyudi mengatakan kegiatan STQ mempunyai dampak yang luas antara lain terhadap pengembangan bakat serta kemampuan di bidang seni membaca dan menghafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan kemampuan memaknai ilmunya. Sehingga STQ dapat melahirkan generasi emas Muslim di Provinsi Se-Tanah Papua.

“STQ mempunyai dampak luas antara lain terhadap pengembangan bakat dan kemampuan di bidang seni membaca dan menghafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an sehingga menjadi kitab pedoman hidup umat manusia dalam menjalankan kepada Allah SWT,"katanya.

Menurut Setiyo, cabang lomba terdiri dari dua cabang lomba, yaitu cabang lomba Tilawah dan lomba Musabaqah Hifzdil Qur’an (MHQ). Diikuti 138 peserta dari 29 Kabupaten kota se tanah Papua.

Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun membuka kegiatan STQ XXVII Tingkat Provinsi se-Tanah Papua pada 2023, yang berlangsung di Aula LPTQ Provinsi Papua, Kota Jayapura, Minggu (18/6).


 
 
 
 

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024