Pangdam XVII/Cenderawasih sesalkan penembakan aktivis kemanusiaan Michele Doga
Minggu, 3 September 2023 16:50 WIB
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan. ANTARA/Evarukdijati
Jayapura (ANTARA) - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan menyesalkan penembakan yang menewaskan Michele Kurisi Doga, aktivis kemanusiaan yang ditembak KKB.
"Sangat disayangkan kasus penembakan yang menewaskan Michele Kurisi Doga, karena almarhum adalah aktivis kemanusiaan," kata Mayjen TNI Izak Pangemanan kepada ANTARA di Jayapura, Minggu.
Dikatakan, sebelum insiden penembakan terhadap Michele terjadi sudah ada laporan terkait aktivitas korban yang menemui pengungsi dari Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Memang sebelum insiden penembakan terjadi, kata Mayjen TNI Izak termonitor korban sedang melakukan pendataan terhadap pengungsi Nduga.
Belum diketahui korban bekerja dengan siapa, namun yang sangat disesalkan yakni pembunuhan terhadap aktivis yang peduli terhadap kemanusiaan khususnya pengungsi.
Dari laporan yang diterima para pengungsi banyak yang ingin kembali ke kampung halamannya, namun seringkali mendapat ancaman dari KKB sehingga mereka ketakutan.
"Dengan tidak kembalinya warga ke kampung halamannya digunakan KKB beserta kelompoknya sebagai bahan propaganda dan menyatakan otsus gagal," jelas Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan.
Aktivis kemanusiaan Michele Kurisi Doga dibunuh Senin (28/8) dan jenazahnya ditemukan di kampung Koloyak, Distrik Kolowa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Kamis (31/1).
Jenazah Michele Kurisi Doga dimakamkan Sabtu (2/9) di Jayapura. Almarhum Michelle Kurisi merupakan cucu Kepala Suku Silo di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pangdam Cenderawasih sesalkan ditembaknya aktivis kemanusiaan
"Sangat disayangkan kasus penembakan yang menewaskan Michele Kurisi Doga, karena almarhum adalah aktivis kemanusiaan," kata Mayjen TNI Izak Pangemanan kepada ANTARA di Jayapura, Minggu.
Dikatakan, sebelum insiden penembakan terhadap Michele terjadi sudah ada laporan terkait aktivitas korban yang menemui pengungsi dari Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Memang sebelum insiden penembakan terjadi, kata Mayjen TNI Izak termonitor korban sedang melakukan pendataan terhadap pengungsi Nduga.
Belum diketahui korban bekerja dengan siapa, namun yang sangat disesalkan yakni pembunuhan terhadap aktivis yang peduli terhadap kemanusiaan khususnya pengungsi.
Dari laporan yang diterima para pengungsi banyak yang ingin kembali ke kampung halamannya, namun seringkali mendapat ancaman dari KKB sehingga mereka ketakutan.
"Dengan tidak kembalinya warga ke kampung halamannya digunakan KKB beserta kelompoknya sebagai bahan propaganda dan menyatakan otsus gagal," jelas Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan.
Aktivis kemanusiaan Michele Kurisi Doga dibunuh Senin (28/8) dan jenazahnya ditemukan di kampung Koloyak, Distrik Kolowa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Kamis (31/1).
Jenazah Michele Kurisi Doga dimakamkan Sabtu (2/9) di Jayapura. Almarhum Michelle Kurisi merupakan cucu Kepala Suku Silo di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pangdam Cenderawasih sesalkan ditembaknya aktivis kemanusiaan
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN gandeng Kodam Cenderawasih perkuat pengamanan pembangunan kelistrikan Papua
10 May 2026 14:44 WIB
Pemprov Papua hibahkan aset perluas area RS Marthen Indey guna tingkatkan pelayanan
28 April 2026 10:55 WIB
Bulog Papua perkuat edukasi ketahanan pangan bagi pelajar di Bumi Cenderawasih
23 April 2026 9:31 WIB
Bulog Papua siapkan 38.775 ton beras penuhi kebutuhan warga di Bumi Cenderawasih
02 April 2026 19:47 WIB
BPS Papua sebut 20 komoditas di Bumi Cenderawasih penyumbang inflasi pada Maret 2026
02 April 2026 12:30 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Yonif 511/DY perkuat pendekatan sosial ciptakan kedamaian di Lanny Jaya Papua Pegunungan
09 May 2026 19:54 WIB