Jayapura (ANTARA) - PT PLN (Persero) melakukan penambahan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 50 kVA guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang berada di Pulau Owi, Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Adi Priyanto  di Jayapura, Selasa, mengatakan akhirnya setelah tujuh tahun menikmati listrik PLN selama 12 jam, kini masyarakat Pulau Owi dapat merasakan penerangan kelistrikan 24 jam penuh per harinya.

“Kami secara bertahap melakukan perubahan jam menyala mulai dari enam jam, lalu 12 jam kemudian 24 jam ini bukti negara hadir hingga ke pulau-pulau terkecil,” katanya.

Menurut Adi, seperti di Pulau Owi ini kita rubah menjadi 24 jam utuk memberikan rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ini.

“Kini 173 pelanggan di Pulau Owi telah merasakan listrik 24 jam dengan total kapasitas daya 100 kVa,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono mengatakan bahwa penambahan jam nyala ini dapat terealisasi dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung PLN agar dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Pulau Owi,” katanya.

Menurut Budiono, dengan peningkatan jam nyala ini, masyarakat di Pulau Owi kualitas pendidikannya bisa meningkat.

“Berbagai pelayanan fasilitas umum juga bisa meningkat. PLN akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di tanah Papua dalam hal kelistrikan,” ujarnya.


Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2025