Danrem 174/ATW tinjau sumber air persawahan di Merauke
Senin, 15 Juli 2024 13:01 WIB
Danrem 174/ATW Brigjen TNI Wempi Ramandai meninjau lokasi pengairan yang akan mengairi lahan persawahan di Merauke, Papua Selayan (ANTARA/HO/Pendam XVII Cenderawasih)
Jayapura (ANTARA) - Danrem 174/ATW Brigjen TNI Wempi Ramandei, didampingi Kasiter Kasrem 174/ATW Kolonel Inf Lambert. J. Mailoa meninjau sumber air yang akan mengairi lahan-lahan yang masuk dalam optimalisasi lahan pertanian di Kabupaten Merauke.
Sumber air yang akan menggunakan pompanisasi itu berlokasi di Kampung Sermayam Indah dan Kampung Ngutibob, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Lahan yang masuk dalam program optimalisasi lahan (opla) di Kabupaten Merauke seluas 40.000 hektar
Kegiatan opla tersebut guna mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah jajaran Korem 174/ATW, kata Danrem 174/ATW Brigjen TNI Wempi Ramandei dalam keterangan tertulisnya, Senin.
Diakui, peninjauan terhadap lokasi pengairan yang akan menggunakan pompanisasi itu untuk melihat proses penyerapan irigasi sekunder dan primer yang berada di Kampung Sermayam Indah dan Kampung Ngguti Bob.
"Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai yang diharapkan ," kata Brigjen TNI Wempi Ramandei.
Danrem 174/ATW berharap, program optimalisasi lahan dapat berjalan sesuai harapan mendukung ketahanan pangan nasional.
Optimalisasi lahan adalah lahan pertanian yang saat ini tidak lagi diolah para petani serta lahan yang tidur .
Dari beberapa titik lokasi yang sudah disurvey potensinya luar biasa dan menjadi tantangan bersama agar program yang berlangsung di Kabupaten Merauke berjalan lancar dan sukses sesuai harapan, harap Danrem 174/ATW Brigjen TNI Wempi Ramandei.
Enam lokasi yang menjadi sasaran pelaksanaan optimalisasi lahan yakni di Distrik Kurik, Malind, Tanah Miring, Semangga, Jagebob dan Distrik Merauke.
Sumber air yang akan menggunakan pompanisasi itu berlokasi di Kampung Sermayam Indah dan Kampung Ngutibob, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Lahan yang masuk dalam program optimalisasi lahan (opla) di Kabupaten Merauke seluas 40.000 hektar
Kegiatan opla tersebut guna mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah jajaran Korem 174/ATW, kata Danrem 174/ATW Brigjen TNI Wempi Ramandei dalam keterangan tertulisnya, Senin.
Diakui, peninjauan terhadap lokasi pengairan yang akan menggunakan pompanisasi itu untuk melihat proses penyerapan irigasi sekunder dan primer yang berada di Kampung Sermayam Indah dan Kampung Ngguti Bob.
"Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai yang diharapkan ," kata Brigjen TNI Wempi Ramandei.
Danrem 174/ATW berharap, program optimalisasi lahan dapat berjalan sesuai harapan mendukung ketahanan pangan nasional.
Optimalisasi lahan adalah lahan pertanian yang saat ini tidak lagi diolah para petani serta lahan yang tidur .
Dari beberapa titik lokasi yang sudah disurvey potensinya luar biasa dan menjadi tantangan bersama agar program yang berlangsung di Kabupaten Merauke berjalan lancar dan sukses sesuai harapan, harap Danrem 174/ATW Brigjen TNI Wempi Ramandei.
Enam lokasi yang menjadi sasaran pelaksanaan optimalisasi lahan yakni di Distrik Kurik, Malind, Tanah Miring, Semangga, Jagebob dan Distrik Merauke.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga ahli waris prajurit Kodam XVII/Cenderawasih dapat santunan rumah dari Kasad
05 March 2026 18:23 WIB
Kodam XVII/Cenderawasih akui personel gugur saat KKB serang Pos PT Kristalin Nabire
26 February 2026 7:56 WIB
Kodam XVII/Cenderawasih tunggu hasil otopsi pastikan identitas korban serangan KKB
22 February 2026 8:16 WIB
Kapendam XVII sebut dua pucuk senpi organik hilang saat insiden di Mile 50
13 February 2026 14:43 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Kemendagri pastikan lelang pembangunan KIPP Papua Pegunungan dilaksanakan Juni 2026
08 March 2026 10:28 WIB
Gubernur Fakhiri sebut RPJMD 2025--2029 jadi pijakan transformasi pembangunan Papua
06 March 2026 8:17 WIB