Wamena (ANTARA) - Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Kabupaten Jayawijaya mendorong peningkatan sumber daya manusia atau SDM kewirausahaan bagi 30 pemuda dari 328 kampung dan empat kelurahan daerah setempat.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya Petrus Mahuse di Wamena, Selasa mengatakan, pelatihan kewirausahaan untuk pemuda-pemudi daerah ini sangat positif sekali untuk meningkatkan kemampuan SDM di bidang kewirausahaan.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda-pemudi untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang ekonomi," katanya usai membuka pelatihan kewirausahaan yang digelar oleh Disorda Kabupaten Jayawijaya.
Menurut dia, pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta dari kelompok wirausaha muda yang berasal dari 40 distrik se-Kabupaten Jayawijaya.
"Mereka akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas SDM," ujarnya.
Dia mengharapkan, melalui kegiatan ini pemuda-pemudi dari 40 distrik dari berdaya saing sehingga mampu mengelola sumber daya yang ada di sekitarnya.
"Tujuan kami supaya potensi yang ada di sekitarnya khususnya di kampung maupun distrik dapat dikelola secara optimal sehingga memperoleh keuntungan atau kesejahteraan," katanya.
Dia menambahkan, pentingnya pengembangan kewirausahaan pemuda untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
"Pemerintah memberikan stimulus kepada mereka, dibekali mulai dengan pengetahuan maupun kegiatan-kegiatan praktis, sehingga mereka ini bisa menciptakan pengetahuan bagi mereka, menimbulkan semangat wirausaha untuk 30 peserta dari 40 distrik," ujarnya.
Dia memastikan, Pemkab Jayawijaya berkomitmen untuk mendukung pengembangan kewirausahaan pemuda melalui berbagai program dan kegiatan.
“Salah satunya adalah dengan menyediakan pelatihan dan pendampingan bagi wirausaha muda untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas mereka dalam mengelola usaha," katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Disorda Kabupaten Jayawijaya Yaiper Gombo mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan kepada UMKM sebelum menerima paket finansial.
"Pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan wirausaha muda dalam mengelola usaha dan meningkatkan ekonomi daerah," ujarnya.