Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan mengajak warga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di daerah setempat.

Hal ini menyusul adanya aksi saling serang antara dua kelompok dari Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya.

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere dalam keterangan tertulis di Wamena, Selasa, meminta warga Kabupaten Jayawijaya khususnya yang berasal dari Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya supaya dapat menjaga kamtibmas.

“Kami harap perang suku antara warga Distrik Mokoni yang terjadi di Kabupaten Jayawijaya supaya dapat dihentikan dan sama-sama menjaga situasi kamtibmas,” katanya.

Menurut dia, langkah mediasi antara kedua kelompok yang bertikai perlu dilakukan supaya tidak melebar dan mencegah terjadinya korban jiwa.

“Kami berharap mediasi yang kami lakukan bersama unsur-unsur forum koordinasi pimpinan daerah atau Forkopimda Lanny Jaya dapat menemukan titik terang sehingga perdamaian dapat terwujud,” ujarnya.

Dia menjelaskan perdamaian adalah jalan terbaik untuk mencegah terjadinya perang suku berkepanjangan di Ibu Kota Papua Pegunungan tersebut.

“Kami berharap semua pihak dapat menghargai langkah-langkah yang coba ditawarkan untuk perang suku dapat dihentikan sehingga perdamaian yang diharapkan terwujud,” katanya.

Dia menambahkan Kabupaten Jayawijaya merupakan honai atau rumah adat besar bagi seluruh suku di Papua Pegunungan maupun Nusantara, sehingga kekacauan tidak boleh terjadi.

“Mari sama-sama menjaga honai ini sehingga seluruh aktivitas apapun dapat berjalan secara optimal di sini dan seluruh suku dapat hidup berdampingan dan mengedepankan kerukunan,” ujarnya.