Wamena (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY bersama warga Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan memperkuat program ketahanan pangan guna menjaga pasokan pangan di daerah tersebut.

Wadanpos Kanggime Satgas Pamtas Yonif 511/DY Letda Inf Arief Reskianto dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu mengatakan pihaknya menggandeng warga setempat untuk mengembangkan pertanian sayuran dengan sistem bedengan.

“Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan bagi warga daerah tersebut,” katanya.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang memberikan manfaat langsung.

"Selain menjalankan tugas utama menjaga keamanan wilayah perbatasan, kami dengan senang hati membantu warga meningkatkan kualitas hidup melalui edukasi praktik pertanian yang baik," ujarnya.

Dia menjelaskan sistem pertanian yang diberikan kepada warga nantinya dapat dimplementasikan dalam penanaman berbagai jenis pertanian ke depannya.

“Kami berharap apa yang telah disampaikan dan diarahkan nantinya dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari warga dalam bercocok tanam,” katanya.

Dia menambahkan program ketahanan pangan terus dilakukan di daerah-daerah penugasan Satgas Pamtas Yonif 511/DY di pedalaman Papua.

“Kami bukan hanya sekali, tetapi berulang kali melakukan program bercocok tanam atau program ketahanan pangan untuk membantu warga di daerah penugasan meningkatkan hasil pertaniannya,” ujarnya.