Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyediakan bibit kakao berkualitas bagi para petani di Kampung Konti, Menawi, Distrik Angkaisera, Kepulauan Yapen, guna meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat dan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri di Jayapura, Rabu, mengatakan pemerintah daerah akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen untuk membantu petani melalui penyediaan alat pertanian dan bibit kakao unggulan, termasuk bibit dari Papua Nugini (PNG) yang diharapkan masyarakat.
"Pada Selasa (19/5 ) kami melalukan kunjungan kerja ke Kepulauan Yapen di mana kami melakukan kunjungan ke Kampung Konti, Menawi, Distrik Angkaisera, guna melihat langsung kebun coklat," katanya.
Menurut Fakhiri, pihaknya memiliki komitmen kuat untuk membangun Kabupaten Kepulauan Yapen dengan mendorong pengembangan sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.
"Untuk itu jika ada masyarakat yang memiliki lahan dan ingin membuka maka langsung sampaikan kepada bupati," ujarnya.
Dia menjelaskan pemerintah siap memberikan dukungan bagi masyarakat yang serius membuka dan mengembangkan lahan perkebunan kakao melalui bantuan bibit berkualitas dan sarana penunjang pertanian lainnya.
“Kepada masyarakat petani kakao, ketika membuka lahan, saya pastikan pemerintah akan memberikan bibit yang dinilai bagus,” katanya.
Dia menambahkan selain bantuan bibit dan alat pertanian, Pemprov Papua juga memastikan akan mengalokasikan tambahan anggaran pada perubahan APBD mendatang guna memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Saya sudah keliling ke Sarmi, Mamberamo, Waropen, dan sekarang di Serui. Khusus untuk Yapen, saya akan pastikan pada anggaran perubahan nanti ada bantuan dari Provinsi Papua,” ujarnya.