Logo Header Antaranews Papua

Mobil tumpangan Kadis Perhubungan Keerom mengalami kecelakaan

Rabu, 15 Juli 2015 01:12 WIB
Image Print
"Kecelakaan tunggal mobil merk Mitsubishi Triton dengan nomor polisi DS 5715 Q, mengakibatkan satu korban meninggal dunia bernama Ariye Yan Piter Yoweni (50) Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Keerom," kata Kombes Pol Patrige.

Jayapura (Antara Papua) - Mobil atau kendaraan roda empat Merk Misubishi Triton yang ditumpangi Kepala Dinas Kabupaten Keerom, Papua, Mekki Ken Bangun dan bawahannya dilaporkan terjadi kecelakaan tunggal dan menyebabkan satu orang tewas.

Kepala bidang (Kabid) hubungan masyarakat (Humas) Polda Papua, Kombes Pol Patrige di Kota Jayapura, Selasa, membenarkan hal itu.

"Kecelakaan tunggal mobil merk Mitsubishi Triton dengan nomor polisi DS 5715 Q, mengakibatkan satu korban meninggal dunia bernama Ariye Yan Piter Yoweni (50) Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Keerom," kata Kombes Pol Patrige.

Menurut dia, kecelakaan itu terjadi pada Senin (13/7) sekitar pukul 13.00 WIT di Jalan Trans Irian Senggi - Mamberamo, tepatnya di turunan Gunung Nova.

Ketika itu, Pojan Bangun (25), pengemudi mobil Mitsubishi Triton memacu kendaraan roda empat itu, dari arah Abepura, Kota Jayapura menuju ke arah Kampung Nawa, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom dalam keadaan kecepatan tinggi.

"Namun, sesampainya di tikungan turunan Gunung Nova, pengemudi mobil tidak dapat mengendalikannya, sehingga kendaraannya yang di tumpangi delapan orang tersebut terbalik," katanya.

Para korban kecelakaan sempat dilarikan ke Puskesmas Senggi guna pertolongan awal, tapi sekitar pukul 15.15 WIT, karena ada salah satu korban yang meninggal dunia, maka para korban kecelakaan lalu lintas itu dirujuk ke RSUD Kwaingga untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.

"Sedangkan untuk pengemudi Mitsubishi Triton DS 7515 Q sementara telah diamankan di Polsek Senggi," Katanya.

Lebih lanjut, Patrige mengemukakan, pada pukul 20.00 WIT, korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka ringan telah kembali ke kediamannya masing-masing, diantaranya Kastubi (31), Tadius (51) Septer Abnawas (38) dan Teti Mulyadi (39).

Namun, khusus korban luka berat, Ahmad Sodikin dan Renaldo Yoweni telah di rujuk ke RSUD Dok II Jayapura. "Kalau Pak Kadis Perhubungan Mekki Ken Bangun telah dirujuk ke RS Dian Harapan Waena. Dan untuk korban meninggal dunia, jenasahnya telah diambil oleh pihak keluarga dan sementara disemayamkan di rumah duka Jalan Kemiri Kabupaten Jayapura," katanya.

Kini, kata Patrige, kasus kecelakaan tunggal itu sedang diselidiki oleh penyidik Kepolisian Keerom.

"Berdasarkan data sementara kecelakaan tunggal itu dimungkinkan terjadi karena kelalaian pengemudi yang kurang berhati-hati dalam mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan tidak menutup kemungkinan pula dalam mengendarai kendaraan tersebut pengemudi dalam keadaan mengantuk sehingga tidak dapat mengontrol kendaraannya dan terjadi laka lantas," katanya.(*)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026