
Puskesmas Koweda belum terima KPS

"Untuk informasi Kartu Papua Sehat (KPS) memang dari Dinas Kesehatan Waropen sempat turun untuk pendataan penggunaan kartu tersebut, tetapi sampai sekarang kami belum dapat," kata Yohan F Abrauw.
Jayapura (Antara Papua) - Puskesmas Koweda, Distrik Masirei, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, hingga kini belum menerima Kartu Papua Sehat yang dikucurkan oleh Gubernur Lukas Enembe.
"Untuk informasi Kartu Papua Sehat (KPS) memang dari Dinas Kesehatan Waropen sempat turun untuk pendataan penggunaan kartu tersebut, tetapi sampai sekarang kami belum dapat," kata Yohan F Abrauw, salah satu perawat di Puskesmas Kampung Koweda ketika di konfirmasi dari Jayapura, Selasa.
Menurut dia, Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen sudah mendatangi Puskesmas dan meminta data warga untuk mendapatkan Kartu Papua Sehat, namun hingga kini kartu sehat tersebut belum di terima Puskesmas.
"Sementara yang beredar di masyarakat adalah Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), kita masih menggunakan kartu Jamkesmas, kita juga belum alihkan kartu itu ke BPJS," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Waropen Jacobus Pilipus Reumi mengaku hingga kini KPS belum tersalurkan, masih berada di Kantor Dinas Kesehatan Waropen.
"Kartu Papua Sehat belum tersalur, semua barang (KPS.red) masih tertumpuk, itu juga berpengaruh pada dana pendistribusian yang belum ada sehingga tidak bisa di distribusikan," ujarnya.
Meski demikian, lanjut dia, pihaknya akan berupaya untuk mendistribusikan kartu sehat tersebut pada 2016 nanti. "Kami akan upayakan untuk sebarkan kartu tersebut di tahun 2016 mendatang," katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Waropen Melianus Aiwui mengaku dirinya baru mengetahui kartu sehat tersebut ketika menemui tim dari Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) di Waropen pada Rabu (2/12) malam, namun ke depan diharapkan Dinas Kesehatan setempat mendistribusikan kartu itu.
"Kita berharap Dinas kesehatan Waropen secepatnya melaksanakan program-program ini dalam rangka menolong masyarakat kita, masyarakat asli Papua yang sampai hari ini membutuhkan pelayanan di bidang pelayanan kesehatan," kata dia. (*)
Pewarta : Pewarta: Musa Abubar
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
