
Tujuh Putra Papua jadi Duta Persahabatan Perdamaian

Selanjutnya mereka akan membawa misi persahabatan dan perdamaian di Finlandia lewat sepak bola.
Jayapura (Antara Papua) - Sebanyak tujuh putra asal Papua terpilih menjadi duta persahabatan dan perdamaian antara Indonesia dan Finlandia atau Football For Friendship and Peace Indonesia Finland 2016.
Hubungan masyarakat (Humas) Uni Papua FC Wilayah Papua, Edward Sitorus dalam siaran pers yang diterima Antara di Kota Jayapura, Senin mengatakan ketujuh anak muda asal Papua itu tergabung bersama sembilan pemuda Nusantara lainnya dalam komunitas Perkumpulan Sepak bola Sosial Uni Papua.
"Selanjutnya mereka akan membawa misi persahabatan dan perdamaian di Finlandia lewat sepak bola," kata Edward yang juga Asisten Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih ini.
Ketujuh putra asal Papua itu adalah Riki Kogoya dan Kamison Murib dari Uni Papua Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Marthen Pepuho dan Titus Weya dari Uni Papua Sentani, Kabupaten Jayapura.
Lalu, kakak beradik Frans dan George Paraibabo dari Uni Papua Sorong, Papua Barat dan Demianus Howay dari Uni Papua Maybrat, Papua Barat.
Menurut dia, proses terpilihnya ketujuh anak muda itu melalui seleksi yang cukup ketat.
Dari 28 pemain Uni Papua seluruh Indonesia yang mengikuti seleksi itu, mereka mampu menyisihkan 12 kandidat lain dan terpilih dalam daftar 16 pemain yang diboyong ke Finlandia.
"16 pemain Uni Papua ini dilatih langsung oleh pelatih asal Belanda, Guus Griet. Dan tak butuh waktu lama bagi Guus Griet untuk menyatukan 16 pemain ini dalam skema bermain sepak bola," katanya.
Dalam rombongan ke Finlandia itu, juga diikuti ole Direktur Uni Papua Yanti Monim, perempuan asal Sentani dan Mosby Sawor asal Biak Numfor sebagai Manager Operasional.
Pada 12 Agustus 2016, Tim Uni Papua dan pengurus diterima dan dilepas pada pukul 09.00 WIB oleh Menteri Luar Negeri Ibu Retno Marsudi didampingin oleh Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir sekaligus sebagai Pelindung Perkumpulan Sepakbola Uni Papua, dihadiri jajaran Kementrian Luar Negeri. (*)
Pewarta : Pewarta: Alfian Rumagit
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
