Logo Header Antaranews Papua

Menhan dikukuhkan jadi Anak Adat Suku Skouw di Perbatasan RI-PNG

Selasa, 20 September 2016 13:33 WIB
Image Print
Ondoafi (kepala adat) Skouw Sae Yans Malau (kiri) mengukuhkan Menhan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebagai warga kehormatan adat Skouw perbatasan RI-PNG, Kota Jayapura, Selasa (20/9). Pengukuhan tersebut dilakukan sebelum Menhan mengukuhkan 124 kader bela negara yang telah melaksanakan pelatihan selama tiga hari. (ANTARA FOTO/Indrayadi TH/foc/16.)
Kami berharap sebagai anak adat bapak Ryamizard dapat membantu menjaga keutuhan NKRI serta membantu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Jayapura (Antara Papua) - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dikukuhkan sebagai anak adat suku Skouw, Kota Jayapura, Provinsi Papua, yang berada diperbatasan RI-Papua Nugini (PNG), Selasa.

Pengukuhan sebagai anak adat ditandai dengan penyematan tas noken dan topi yang dihiasi bulu kasuari yang dilakukan Kepala Suku Skouw/Wutung Stanley Tanfa.

Kepala suku Skouw Stanley Tanfa seusai penyematan kepada Antara mengatakan, dijadikannya Menhan Ryamizard Ryacudu sebagai anak adat dengan harapan dapat menjaga keutuhan NKRI.

"Kami berharap sebagai anak adat bapak Ryamizard dapat membantu menjaga keutuhan NKRI serta membantu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat," harap Tanfa.

Menurutnya, dengan meningkatnya kesejahteraan diperbatasan maka kehidupan masyarakat menjadi sejahtera dan taraf hidupnya meningkat.

Mudah-mudahan apa yang menjadi harapan masyarakat dapat terwujud, harap Stenly Tanfa dalam bahasa Indonesia yang terbata-bata.

Pengukuhan sebagai anak ada suku Skouw yang berlangsung sekitar 50 meter dari zona netral perbatasan antara RI-PNG dihadiri Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian dan Waka Polda Papua Brigjen Pol Rudolf Roja. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026