Logo Header Antaranews Papua

Maskapai Deraya berikan penerbangan gratis untuk bantuan korban banjir Sentani

Jumat, 22 Maret 2019 10:09 WIB
Image Print
Keluarga Maluku se pegunungan tengah Papua dan pihak deraya air, saat hendak mendistribusikan bantuan bagi korban banjir banda dari Bandara Wamena ke Bandara Sentani di Jayapura, Jumat, (22/3). ANTARA News Papua/Marius Frisson Yewun).
Tumpangan ini gratis. Sementara 500 kilogram dahulu, flight berikut juga 500 kilogram lagi. Kita harapkan setiap flight kita akan bawa, berapa dibutuhkan kita akan memberikan

Wamena (ANTARA) - PT.Deraya Air memberikan jasa angkutan gratis untuk setiap warga di wilayah pegunungan tengah Papua yang hendak mengirim bantuan bagi korban bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Kapten Ruddy di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat, mengatakan pada penerbangan pertama tumpangan gratis tersebut, baru diangkut 500 kilogram barang yang hendak diberikan kepada korban banjir.

"Tumpangan ini gratis. Sementara 500 kilogram dahulu, flight berikut juga 500 kilogram lagi. Kita harapkan setiap flight kita akan bawa, berapa dibutuhkan kita akan memberikan," katanya.

Pihak Deraya menyampaikan terima kasih kepada warga Maluku di pegunungan yang sudah menggunakan jasa penerbangan gratis ini.

Ketua Ikatan Keluarga Maluku se-Pegunungan Tengah Papua, Christian Sohilait mengatakan bantuan yang dikirim dengan menggunakan pesawat Deraya, merupakan bantuan dari warganya untuk korban banjir bandang.

"Kami dari Keluarga Maluku se pegunungan tengah merasa simpati dengan kejadian banjir bandang yang menimpa warga, oleh karena itu kami sudah berupaya memberikan sedikit sumbangan. Hari ini kami kirim 57 koli, dengan uang kes. Kita ada utus enam orang untuk antar bantuan secara langsung ke Sentani," katanya.

Warga Maluku menyampaikan terima kasih kepada Deraya karena baru maskapai itu yang pertama kali menyediakan angkutan bantuan bencana secara gratis.

"Kami harapkan pihak penerbangan yang lain juga dapat membantu meringankan beban suadara-saudara kita yang ada di Sentani," katanya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026