Logo Header Antaranews Papua

Pemkot Jayapura minta warga tingkatkan kesadaran jaga kebersihan lingkungan

Selasa, 14 April 2026 14:18 WIB
Image Print
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo (kedua kiri) meninjau pemukiman warga Dok IX yang tergenang air. ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua meminta seluruh warga setempat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan guna mencegah banjir.

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Senin, mengatakan kebiasaan membuang sampah sembarangan pasti berdampak langsung terhadap bencana banjir saat musim hujan.

"Sehingga kami ingatkan agar masyarakat lebih sadar untuk membuang sampah pada tempatnya," katanya.

Menurut Rollo, kondisi topografi Kota Jayapura yang terdiri atas wilayah pegunungan dan lembah membuat daerah ini rentan terhadap banjir, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

"Apalagi pemukiman warga yang berada pada posisi yang relatif rendah seperti di kawasan Dok IX, Distrik Jayapura Utara sehingga mudah terendam air, terlebih saat air laut dalam kondisi pasang," ujarnya.

Selain faktor sampah, pihaknya juga menyoroti aktivitas penebangan hutan dan penggalian tanah untuk aktivitas pendulangan emas di wilayah pegunungan yang dinilai dapat memperparah risiko banjir dan longsor.

"Terkait itu, kami meminta masyarakat tidak lagi melakukan penebangan hutan maupun aktivitas penggalian tanah untuk mendulang emas karena itu bisa menyebabkan banjir dan longsor yang membahayakan masyarakat," katanya.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura untuk bersama-sama menjaga lingkungan, membersihkan saluran air di sekitar tempat tinggal, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

"Kami harap seluruh masyarakat Kota Jayapura tetap berhati-hati dan menjaga lingkungan sekitar, jangan sampai bencana terjadi akibat kelalaian kita sendiri. Mari kita rawat dan jaga kota ini bersama," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026