• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews papua
Jumat, 2 Januari 2026
ANTARA News Papua
Logo Small Fixed Antaranews papua
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Badan Geologi sebut 127 gunung berapi di Indonesia bersatus aktif

      Badan Geologi sebut 127 gunung berapi di Indonesia bersatus aktif

      Sabtu, 20 Desember 2025 8:43

      LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat

      LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat

      Senin, 15 Desember 2025 23:08

      Wartawan LKBN ANTARA meraih penghargaan Humas Kemenag Award 2025

      Wartawan LKBN ANTARA meraih penghargaan Humas Kemenag Award 2025

      Senin, 1 Desember 2025 23:19

      ANTARA salurkan bantuan bagi warga korban terdampak longsor di Jateng

      ANTARA salurkan bantuan bagi warga korban terdampak longsor di Jateng

      Senin, 1 Desember 2025 9:38

      Mensesneg Prasetyo Hadi berkomitmen untuk memperkuat Kantor Berita ANTARA

      Mensesneg Prasetyo Hadi berkomitmen untuk memperkuat Kantor Berita ANTARA

      Kamis, 30 Oktober 2025 19:28

  • Daerah
    • Pemprov Papua alokasikan Rp500 juta guna cari korban kecelakaan laut Yapen

      Pemprov Papua alokasikan Rp500 juta guna cari korban kecelakaan laut Yapen

      Kapolres Yapen sebut pencarian 16 penumpang perahu terbalik di Serui dihentikan

      Kapolres Yapen sebut pencarian 16 penumpang perahu terbalik di Serui dihentikan

      Polres Jayawijaya imbau warga jaga kamtibmas di awal 2026

      Polres Jayawijaya imbau warga jaga kamtibmas di awal 2026

      Pemprov Papua Selatan mendorong pengarusutamaan gender pada empat kabupaten

      Pemprov Papua Selatan mendorong pengarusutamaan gender pada empat kabupaten

      Pemprov Papua Pegunungan minta pendataan OAP lebihoptimal di delapan kabupaten

      Pemprov Papua Pegunungan minta pendataan OAP lebihoptimal di delapan kabupaten

  • Gaya Hidup
    • Gubernur Papua tegaskan tidak ada izin baru buka lahan sawit

      Gubernur Papua tegaskan tidak ada izin baru buka lahan sawit

      Gubernur Fakhiri minta TNI-Polri terus mencari korban kapal cepat di Yapen

      Gubernur Fakhiri minta TNI-Polri terus mencari korban kapal cepat di Yapen

      ANTARA Papua gelar jalan santai untuk memperingati HUT ke-88

      ANTARA Papua gelar jalan santai untuk memperingati HUT ke-88

      Gubernur: Program tatap muka warga di Papua menjadi evaluasi kebijakan publik

      Gubernur: Program tatap muka warga di Papua menjadi evaluasi kebijakan publik

      Ketua Adat Papua: Hari Raya Natal momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat

      Ketua Adat Papua: Hari Raya Natal momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat

  • Olahraga
    • Kapolda Papua apresiasi dua personel Polisi meraih prestasi di SEA Games

      Kapolda Papua apresiasi dua personel Polisi meraih prestasi di SEA Games

      Persipura Jayapura menang lawan Persela Lamongan 2-0

      Persipura Jayapura menang lawan Persela Lamongan 2-0

      PSSI Papua Pegunungan menetapkan tiga klub baru di kongres tahunan

      PSSI Papua Pegunungan menetapkan tiga klub baru di kongres tahunan

      Menko Polkam serahkan sarana olahraga kepada DPD KNPI Papua Pegunungan

      Menko Polkam serahkan sarana olahraga kepada DPD KNPI Papua Pegunungan

      Persipura Jayapura kalahkan Persipal FC Palu dengan skor telak 3-0

      Persipura Jayapura kalahkan Persipal FC Palu dengan skor telak 3-0

  • Hukum
    • Polda Papua antisipasi gangguan keamanan di Papua pada 2026

      Polda Papua antisipasi gangguan keamanan di Papua pada 2026

      Satgas Yonif 511/DY bagikan makanan ringan ke warga Pirime

      Satgas Yonif 511/DY bagikan makanan ringan ke warga Pirime

      Satgas Damai Cartenz sebut tiga kabupaten di Tanah Papua tinggi gangguan KKB

      Satgas Damai Cartenz sebut tiga kabupaten di Tanah Papua tinggi gangguan KKB

      Kapolda klaim 94 orang meninggal akibat aksi kekerasan KKB

      Kapolda klaim 94 orang meninggal akibat aksi kekerasan KKB

      Kaops sebut 100 pemuda Yahukimo direkrut jadi anggota KKB

      Kaops sebut 100 pemuda Yahukimo direkrut jadi anggota KKB

  • Politik
    • Koramil 1702-01 Jayawijaya mendorong ketahanan pangan warga Wamena dengan gelar GPM

      Koramil 1702-01 Jayawijaya mendorong ketahanan pangan warga Wamena dengan gelar GPM

      10 anggota DPR Papua periode 2024-2029 jalur pengangkatan OAP resmi dilantik

      10 anggota DPR Papua periode 2024-2029 jalur pengangkatan OAP resmi dilantik

      Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY-warga Balingga gelar bakar batu sambut Tahun Baru

      Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY-warga Balingga gelar bakar batu sambut Tahun Baru

      Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY ajak warga Lanny Jaya doa bersama sambut 2026

      Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY ajak warga Lanny Jaya doa bersama sambut 2026

      Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY pastikan keamanan bakar batu di Mokoni Lanny Jaya

      Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY pastikan keamanan bakar batu di Mokoni Lanny Jaya

  • Otonomi Khusus
    • Luas Taman Nasional Lorentz di 10 kabupaten Papua yakni 2,4 juta hektare

      Luas Taman Nasional Lorentz di 10 kabupaten Papua yakni 2,4 juta hektare

      Gubernur Safanpo lantik dua anggota Majelis Rakyat Papua Selatan

      Gubernur Safanpo lantik dua anggota Majelis Rakyat Papua Selatan

      Pemprov Papua Tengah salurkan Rp22,9 miliar untuk mahasiswa 25 universitas

      Pemprov Papua Tengah salurkan Rp22,9 miliar untuk mahasiswa 25 universitas

      Pemkab Jayawijaya tetapkan Senin dan Kamis sebagai hari wajib gunakan Noken

      Pemkab Jayawijaya tetapkan Senin dan Kamis sebagai hari wajib gunakan Noken

      SPPG Jayawijaya pastikan penerima manfaat MBG mencapai 4.000 anak

      SPPG Jayawijaya pastikan penerima manfaat MBG mencapai 4.000 anak

  • Ekonomi
    • DJPb Papua catat realisasi pendapatan negara capai Rp10,24 T

      DJPb Papua catat realisasi pendapatan negara capai Rp10,24 T

      Wagub Aryoko Rumaropen ajak kepala daerah Papua terapkan pembayaran non-tunai digital

      Wagub Aryoko Rumaropen ajak kepala daerah Papua terapkan pembayaran non-tunai digital

      DPRP dorong sistem pembayaran retribusi secara digital di Papua

      DPRP dorong sistem pembayaran retribusi secara digital di Papua

      Pemprov Papua serahkan resmi aset senilai Rp329 miliar ke Pemerintah Papua Pegunungan

      Pemprov Papua serahkan resmi aset senilai Rp329 miliar ke Pemerintah Papua Pegunungan

      PT PLN targetkan bertahap melistriki 4.200 kampung di Tanah Papua

      PT PLN targetkan bertahap melistriki 4.200 kampung di Tanah Papua

  • Internasional
    • PLBN Skouw siap dukung operasional angkutan lintas batas RI-PNG

      PLBN Skouw siap dukung operasional angkutan lintas batas RI-PNG

      Konsulat RI: Produk asal Indonesia mulai marak dijual di Papua Nugini

      Konsulat RI: Produk asal Indonesia mulai marak dijual di Papua Nugini

      Lantamal X  Jayapura serahkan enam WNA PNG ke Imigrasi

      Lantamal X Jayapura serahkan enam WNA PNG ke Imigrasi

      Kedubes RI mendampingi proses hukum 35 nelayan di Port Moresby-PNG

      Kedubes RI mendampingi proses hukum 35 nelayan di Port Moresby-PNG

      Konsul RI Vanimo: Empat WNI dilaporkan ditahan di Penjara Daru PNG

      Konsul RI Vanimo: Empat WNI dilaporkan ditahan di Penjara Daru PNG

  • Artikel
    • \"Sempe\" budaya Papua yang terancam dalam lingkaran wadah plastik

      "Sempe" budaya Papua yang terancam dalam lingkaran wadah plastik

      Natal menjadi simbol persatuan di Papua Pegunungan

      Natal menjadi simbol persatuan di Papua Pegunungan

      Bantuan Natal dan tahun baru hingga ke pelosok kampung terjauh di Kabupaten Jayapura

      Bantuan Natal dan tahun baru hingga ke pelosok kampung terjauh di Kabupaten Jayapura

      Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis

      Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis

      Melayani anak-anak tak berdaya di Lembah Baliem Papua Pegunungan

      Melayani anak-anak tak berdaya di Lembah Baliem Papua Pegunungan

  • Foto
    • LKBN ANTARA latih foto untuk UMKM Bangka Belitung

      LKBN ANTARA latih foto untuk UMKM Bangka Belitung

      Agrowisata Stroberi Napua

      Agrowisata Stroberi Napua

      Bandar Udara Wamena

      Bandar Udara Wamena

      Digitalisasi di lingkungan sekolah

      Digitalisasi di lingkungan sekolah

      Antara Biro Papua bersilahturahmi dengan Pendam XVII/Cenderawasih

      Antara Biro Papua bersilahturahmi dengan Pendam XVII/Cenderawasih

  • Video
    • PAD Kota Jayapura 2025 tembus 102 persen target

      PAD Kota Jayapura 2025 tembus 102 persen target

      BNN Papua ungkap 15 kasus narkotika selama 2025

      BNN Papua ungkap 15 kasus narkotika selama 2025

      Kejati Papua catat realisasi PNBP 2025 lampaui target

      Kejati Papua catat realisasi PNBP 2025 lampaui target

      Jelang akhir tahun, warga Papua Nugini ramai-ramai lintasi PLBN Skouw

      Jelang akhir tahun, warga Papua Nugini ramai-ramai lintasi PLBN Skouw

      Pemprov Papua tuntaskan penyerahan aset untuk Papua Pegunungan

      Pemprov Papua tuntaskan penyerahan aset untuk Papua Pegunungan

Logo Header Antaranews papua

Dari Pemimpin Besar Revolusi hingga Bapak Pembangunan

Oleh : Panca Prabowo id pelantikan presiden dan wapres, soekarno hatta, soeharto,pelantikan presiden, pelantikan jokowi Sabtu, 19 Oktober 2019 15:18 WIB

Image Print
Dari Pemimpin Besar Revolusi hingga Bapak Pembangunan

Jenderal TNI (Purn) Soeharto dilantik menjadi Presiden RI periode 1988-1993 dalam Rapat Paripurna ke-11 Majelis Permusyawaratan rakyat (MPR) di gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Jumat (11/3/1988). ANTARA FOTO/N04/pras.

Jakarta (ANTARA) - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019, ANTARA akan menurunkan tulisan mengenai seputar pelantikan para presiden sejak masa Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo. Berikut seri pertama dari tiga seri tulisan.

Nama Soekarno akan selalu dikenang di benak seluruh rakyat Indonesia sebagai salah satu tokoh penting yang mempengaruhi perjalanan republik ini. Soekarno bersama Hatta adalah Presiden dan Wakil Presiden RI pertama setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Dari berbagai sumber catatan sejarah, sehari setelah proklamasi kemerdekaan, keduanya kemudian ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden RI dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang berlangsung di Jakarta. Kemudian pada 29 Agustus 1945, keputusan itu dikukuhkan oleh Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Nyaris tak ada gegap gempita pelantikan presiden dan wakil presiden pertama di sebuah negara yang baru lahir setelah usainya perang dunia II itu. Keduanya langsung bekerja karena berbagai masalah harus segera diselesaikan dan menjaga kelangsungan "bayi" Indonesia yang baru saja lahir itu.

Sebagaimana disampaikan dalam buku tentang Otto Iskandardinata, "Si Jalak Harupat: Biografi R Oto Iskandar Di Nata (1897-1945)" karya Nina Lubis, pengusulan Soekarno sebagai Presiden pertama RI terjadi di salah satu sesi persidangan PPKI. Salah satu anggota PPKI, Oto Iskandardinata yang berasal dari tatar Parahyangan kemudian mengusulkan agar pemilihan presiden dilakukan melalui mufakat, usulan itu disambut dengan baik oleh seluruh anggota PPKI.

Soekarno, dikemudian mengenang, dalam biografinya "Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat" yang ditulis Cindy Adams, karena tumpukan hal yang harus ia kerjakan bersama para founding fathers sebelum proklamasi dan segera setelah pembacaan proklamasi sedemikian banyak, ia tidak ingat siapa yang mencetuskan usulan agar dirinya menjadi Presiden pertama.

Kalimat yang diingatnya adalah seseorang itu, yang kemudian diketahui Oto Iskandardinata mengatakan,"Nah kita sudah bernegara sejak kemarin. Dan sebuah negara memerlukan seorang Presiden. Bagaimana kalau kita memilih Soekarno?"

Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) Soekarno (tengah) berpidato setelah acara pelantikan di Bangsal Manguntur Tangkil, Kompleks Siti Hinggil, Keraton Yogyakarta, 17 Desember 1949. ANTARA FOTO/IPPHOS/pras.

Tak ada upacara resmi, tidak ada ucapan selamat dari berbagai kalangan, Soekarno hanya mengenang, satu-satunya perayaan yang ia lakukan adalah makan siang secara sederhana, sendirian.

"Di jalanan aku bertemu dengan tukang sate yang berdagang di kaki lima. Paduka Yang Mulia Presiden Republik Indonesia memanggil pedagang yang bertelanjang kaki itu dan mengeluarkan perintah pelaksanaannya yang pertama, sate ayam lima puluh tusuk," kata Soekarno mengenang masa-masa itu.

Hal yang sama juga terjadi ketika Soekarno memberitahu Fatmawati bahwa ia didaulat menjadi Presiden bagi negara yang baru saja merdeka itu. Uniknya, ia memilih dapur sebagai ruangan untuk memberitahu Ibu Negara pertama RI itu. "Di rumah aku memilih lingkungan dapur yang menyenangkan untuk menyampaikan keputusan yang menggoncangkan dunia kepada istriku dengan penuh kegembiraan."

Menanggapi kabar dari suaminya, Fatmawati, kenang Soekarno, tidak melompat-lompat kegirangan. Dengan suara yang tenang, perempuan yang kini menjadi Ibu Negara itu mengatakan bahwa firasat tentang Indonesia yang akan dipimpin oleh Soekarno sudah diberitahukan oleh ayahanda Fatmawati, tiga bulan sebelum 18 Agustus 1945.

Ayahanda Fatmawati mengatakan "aku melihat pertanda secara kebatinan, bahwa tidak lama lagi ...dalam waktu dekat..anakku akan tinggal di Istana yang besar dan putih itu..."

Soekarno mengalami pelantikan sebagai Presiden dalam sebuah acara resmi pada 17 Desember 1949 di Gedung Siti Hinggil yang berada di Kraton Yogyakarta. Berdasarkan perjanjian Konferensi Meja Bundar, maka dibentuklah Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Soekarno-Hatta menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

Pelantikan di Siti Hinggil dilakukan dalam sebuah rangkaian acara resmi yang dimulai pukul 10.00 WIB. Soekarno mengenakan pakaian seragam angkatan bersenjata RIS berwarna putih sementara Wakil Presiden Mohammad Hatta mengenakan jas warna putih. Fatmawati dan Rachmi Hatta juga hadir mendampingi suami mereka.

Setelah pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung, acara kemudian dilanjutkan dengan parade militer dan Soekarno-Hatta menerima penghormatan secara kemiliteran itu.

Sebagai kita ketahui, pada 1950, RIS kembali menjadi Republik Indonesia sebagaimana bentuk yang dicita-citakan saat proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan bertahan hingga saat ini.

Soekarno kemudian menjalankan masa pemerintahannya selama hampir satu dekade kemudian, melewati masa demokrasi liberal 1950 hingga 1959, kemudian demokrasi terpimpin hingga akhir 1967 sampai kemudian pascaperistiwa Gerakan 30 September 1965 diikuti dengan pergolakan politik, Soekarno resmi digantikan oleh Soeharto sebagai presiden pada tahun 1968.

Putra sang fajar, penyambung lidah rakyat dan sebutan Panglima Besar Revolusi, demikian Soekarno mendapatkan gelar selama masa kepresidenannya. Soekarno wafat pada 21 Juli 1970 di makamkan di Blitar dengan upacara pemakaman kenegaraan sesuai dengan kapasitasnya sebagai salah satu proklamator kemerdekaan Indonesia.

Bapak Pembangunan
Soekarno yang kehilangan kepercayaan politik dari sebagian besar rakyat dan kalangan elite akibat peristiwa Gerakan 30 September 1965, kemudian harus menerima laporan pertanggungjawabannya di hadapan MPRS pada 1966 ditolak dan mendorong adanya perubahan kepemimpinan nasional.

Berdasarkan keputusan Sidang Istimewa MPRS yang dibuka pada 8 Maret 1967, Soeharto kemudian diberi mandat sebagai penjabat presiden yang berlaku hingga 5 Juli 1968. Dalam biografinya, "Soeharto : Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya", ia sebenarnya masih berharap Soekarno bersedia memimpin Indonesia sebagai Presiden.

"Dalam kesempatan bertemu dengan Bung Karno saya menyampaikan harapan saya. Saya tekankan kepadanya bahwa mumpung saya masih sebagai pejabat presiden, saya mengharapkan Bung Karno masih akan bersedia memimpin negara ini," kata Soeharto dalam buku yang ditulis G Dwipayana dan Ramadhan KH.

Namun, menurut Soeharto, syarat yang diajukannya bahwa Bung Karno menyetujui pembubaran PKI dan mengutuk G.30.S tidak disetujui oleh Soekarno sehingga tidak terwujud harapan Soeharto.

Dalam Sidang Umum MPRS Maret 1968, akhirnya, mantan Panglima Kostrad itu kemudian dilantik dan dikukuhkan sebagai Presiden Republik Indonesia kedua pada 27 Maret 1968. Sidang Umum MPRS 1968 saat itu dipimpin oleh Ketua MPRS Abdul Haris Nasution.

Pelantikan Presiden kedua Republik Indonesia dilangsungkan pada pagi 27 Maret 1968 di Gedung MPR/DPR RI. Soeharto mengenakan jas dan menggunakan peci. Suasana pelantikan hampir sama dengan yang berlangsung beberapa tahun kemudian bahkan hingga masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo pada 2014.

Pelantikan berlangsung sekitar 40 menit dan setelah diambil sumpahnya, Soeharto kemudian menyampaikan pidato pertamanya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Di kemudian hari, Soeharto mengenang tentang pelantikannya sebagai Presiden menggantikan Soekarno. Dalam pidatonya ia mengemukakan adalah suatu kehormatan baginya untuk memegang amanah memimpin negara. Menurutnya cukup banyak masalah yang tengah dihadapi oleh bangsa dalam beberapa tahun terakhir, namun bukan berarti demokrasi telah gagal.

"Kami hanya ingin mengulangi janji kami bahwa kami tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan majelis dan kami berusaha sekuat tenaga untuk membuktikan janji itu," kata Soeharto dalam pidatonya.

Hari itu, Soeharto baru meninggalkan gedung MPR/DPR RI hampir lewat tengah malam. Ia mengingat di kemudian hari, datang sepucuk surat dari Soekarno yang saat itu sudah berada di Istana Bogor. Proklamator kemerdekaan RI itu menyampaikan selamat dan menyampaikan bahwa tidak ada keinginan dari dirinya untuk menjadi presiden kembali selain berkeinginan untuk tinggal di rumah pribadinya di Batu tulis Bogor. Dari titik itulah kemudian resmi masa orde baru dimulai.

Pemilu yang berlangsung pada 1971 berhasil membentuk MPR/DPR RI yang juga dilengkapi dengan utusan golongan dan fraksi ABRI. Sebagai hasil dari pemilihan 1971 kemudian berlangsung Sidang Umum MPR RI tahu 1973 dengan agenda mendengarkan laporan pertanggungjawaban Presiden dari 1966 hingga 1973.

Hal yang baru dari periode kedua masa jabatan Soeharto ini adalah pemilihan wakil presiden yang akan mendampingi hingga lima tahun mendatang. Dalam biografinya, Soeharto mengatakan kalangan wakil rakyat kemudian bertanya siapa yang diusulkan menjadi wakil presiden.

"Saya lihat di antara para pejuang-pejuang nasional kita yang ada waktu itu, yang rasanya masih bisa diterima oleh seluruh rakyat, terutama oleh MPR pada waktu itu, adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX," katanya.

Pada 23 Maret 1973 Soeharto dan Sri Sultang Hamengkubuwono IX dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 1973-1978. Pelantikan dan pengambilan sumpah mandataris MPR tersebut melalui prosesi yang sama dengan lima tahun sebelumnya.

"Saya rasa hubungan saya dengan Wakil Presiden Sultan Hamengkubuwono IX selama periode itu baik-baik saja. Baik sekali, harmonis tidak ada masalah," kenang Soeharto di hari-hari kemudian.

Pemilu kemudian dilangsungkan pada 1977. Sidang Umum MPR kemudian berlangsung pada 1978. Soeharto kembali didapuk menjadi Presiden untuk periode ketiga. Namun, kemudian timbul pertanyaan siapa sosok yang cocok menjadi Wakil Presiden. Soeharto mengakui ia menyebutkan beberapa nama, namun kemudian mengerucut pada Adam Malik yang saat itu juga menjabat sebagai Ketua MPR RI.

"Saya mengucapkan sumpah jabatan dalam sidang yang dihadiri oleh 846 anggota MPR itu..saya berjanji akan melaksanakan GBHN dan semua TAP MPR dengan sekuat tenaga," janjinya.

Selanjutnya sebagai perjalanan sejarah yang kita pahami bersama, berturut-turut kemudian Soeharto terpilih kembali menjadi Presiden Republik Indonesia untuk periode keempat masa jabatan 1983 hingga 1988. Yang menarik, diakui Soeharto dalam biografinya ada empat nama yang "santer" digadang-gadang untuk menjadi wakil presiden, yaitu Adam Malik, Umar Wirahadikusuma, M Yusuf, Amirmachmud dan Jenderal Panggabean.

"Akhirnya pilihan jatuh ke Umar Wirahadikusumah. Kepercayaan rakyat kepada saya, saya terima. Tugas sebagai presiden saya pikul...."

Di tahun 1983 inilah kemudian Soeharto mendapat gelar Bapak Pembangunan yang dikukuhkan dalam Sidang Umum MPR 1983.

Memasuki masa kepemimpinan 1988-1993, Sidang Umum MPR RI kembali memilih dan melantik Soeharto menjadi Presiden untuk masa jabatan kelima. Yang menarik adalah tarik ulur siapa yang menjadi wakil presiden kemudian untuk mendampinginya.

Pak Harto, demikian ia biasa disapa, memegang prinsip bahwa pemilihan wakil presiden adalah kewenangan MPR RI sehingga seringkali ia menyerahkan kepada MPR siapa yang kemudian menjadi wakil presiden, meski diakuinya, pimpinan MPR selalu menanyakan pendapat pribadinya.

Calon wakil presiden kemudian muncul dua nama, Soedharmono dan HJ Naro. HJ Naro dicalonkan oleh Fraksi Partai Persatuan Pembangunan. Sebagaimana diceritakan Soeharto, hingga detik-detik terakhir menjelang pelantikan Presiden dan pemilihan wakil presiden kedua nama itu masih menjadi calon wakil presiden.

Soeharto sendiri dalam memoarnya kurang sepakat bila pemilihan dilakukan dengan pemungutan suara. Ia lebih memilih adanya musyawarah untuk mufakat. Pada akhirnya, Fraksi Persatuan Pembangunan menarik pencalonan HJ Naro dari bursa wakil presiden dan kemudian menyisakan Sudharmono sebagai calon tunggal. Maka pada 11 Maret 1988 untuk kelima kalinya Soeharto menjabat sebagai Presiden RI/Mandataris MPR didampingi oleh Wakil Presiden Soedharmono hingga masa bakti 1993.

Sejarah kemudian mencatat pada Sidang Umum MPR 1993, pria kelahiran Desa Kemusuk, Bantul pada 8 Juni 1921 itu kemudian terpilih untuk masa bakti keenam dengan masa kerja 1993-1998 dengan wakil Presiden Try Sutrisno. Dalam Sidang Umum MPR RI 1998, Soeharto kembali terpilih untuk masa bakti 1998-2003 dengan wakil presiden BJ Habibie.

Namun, seakan sejarah kembali terulang, bagaimana kemelut politik melanda Indonesia dan mengakibatkan pergantian kepemimpinan nasional. Soeharto harus berhenti di masa jabatan ketujuhnya yang baru berjalan beberapa bulan. Pada 21 Mei 1998, Soeharto menyatakan mundur dan kemudian digantikan oleh BJ Habibie.

Titik itu yang kemudian menandai berakhirnya era orde baru dan memasuki era reformasi. Soeharto wafat pada 27 Januari 2008 dan dimakamkan di pemakaman keluarga Astana Giribangun di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.


Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Jokowi dan Ma'ruf Amin resmi dilantik sebagai Presiden dan Wapres RI

Jokowi dan Ma'ruf Amin resmi dilantik sebagai Presiden dan Wapres RI

Minggu, 20 Oktober 2019 16:27

Sebelum pelantikan, Jokowi akan terima tamu negara

Sebelum pelantikan, Jokowi akan terima tamu negara

Rabu, 16 Oktober 2019 17:20

Ketua DPR: TNI-Polri sediakan 30 ribu personel jelang pelantikan Presiden dan Wapres

Ketua DPR: TNI-Polri sediakan 30 ribu personel jelang pelantikan Presiden dan Wapres

Senin, 14 Oktober 2019 18:25

Petugas imigrasi gunakan "bodycam" untuk transparansi-perlindungan

Petugas imigrasi gunakan "bodycam" untuk transparansi-perlindungan

Selasa, 29 Juli 2025 11:45

Polresta Bandara Soetta gagalkan penyelundupan sabu 3,2 kilogram

Polresta Bandara Soetta gagalkan penyelundupan sabu 3,2 kilogram

Jumat, 22 Oktober 2021 3:42

5.000.000 dosis vaksin COVID-19 tiba di Indonesia

5.000.000 dosis vaksin COVID-19 tiba di Indonesia

Senin, 16 Agustus 2021 13:36

Menhub cek layanan kargo dan vaksinasi Bandara Soekarno Hatta

Menhub cek layanan kargo dan vaksinasi Bandara Soekarno Hatta

Sabtu, 17 Juli 2021 8:51

Menko Luhut terapkan protokol kesehatan secara ketat selama PPKM

Menko Luhut terapkan protokol kesehatan secara ketat selama PPKM

Sabtu, 3 Juli 2021 15:03

  • Terpopuler
Gubernur Papua tegaskan tidak ada izin baru buka lahan sawit

Gubernur Papua tegaskan tidak ada izin baru buka lahan sawit

Satgas Damai Cartenz sebut tiga kabupaten di Tanah Papua tinggi gangguan KKB

Satgas Damai Cartenz sebut tiga kabupaten di Tanah Papua tinggi gangguan KKB

Kaops sebut 100 pemuda Yahukimo direkrut jadi anggota KKB

Kaops sebut 100 pemuda Yahukimo direkrut jadi anggota KKB

Kapolda klaim 94 orang meninggal akibat aksi kekerasan KKB

Kapolda klaim 94 orang meninggal akibat aksi kekerasan KKB

Kapolres Yapen sebut pencarian 16 penumpang perahu terbalik di Serui dihentikan

Kapolres Yapen sebut pencarian 16 penumpang perahu terbalik di Serui dihentikan

  • Top News
Luas Taman Nasional Lorentz di 10 kabupaten Papua yakni 2,4 juta hektare

Luas Taman Nasional Lorentz di 10 kabupaten Papua yakni 2,4 juta hektare

Gubernur Papua tegaskan tidak ada izin baru buka lahan sawit

Gubernur Papua tegaskan tidak ada izin baru buka lahan sawit

Satgas Damai Cartenz sebut tiga kabupaten di Tanah Papua tinggi gangguan KKB

Satgas Damai Cartenz sebut tiga kabupaten di Tanah Papua tinggi gangguan KKB

Kaops sebut 100 pemuda Yahukimo direkrut jadi anggota KKB

Kaops sebut 100 pemuda Yahukimo direkrut jadi anggota KKB

Pemprov Papua Tengah salurkan Rp22,9 miliar untuk mahasiswa 25 universitas

Pemprov Papua Tengah salurkan Rp22,9 miliar untuk mahasiswa 25 universitas

Video

PAD Kota Jayapura 2025 tembus 102 persen target

PAD Kota Jayapura 2025 tembus 102 persen target

Logo Footer Antaranews papua
papua.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Hukum
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Otonomi Khusus
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Artikel
  • Foto
  • Video
  • Artikel
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Hukum
  • Politik
  • Otonomi Khusus
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Artikel
  • Foto
  • Video