• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews papua
Rabu, 7 Januari 2026
ANTARA News Papua
Logo Small Fixed Antaranews papua
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Kemendes PDT dorong pengembangan produk UMKM unggulan Jayawijaya

      Kemendes PDT dorong pengembangan produk UMKM unggulan Jayawijaya

      Senin, 5 Januari 2026 6:24

      Badan Geologi sebut 127 gunung berapi di Indonesia bersatus aktif

      Badan Geologi sebut 127 gunung berapi di Indonesia bersatus aktif

      Sabtu, 20 Desember 2025 8:43

      LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat

      LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat

      Senin, 15 Desember 2025 23:08

      Wartawan LKBN ANTARA meraih penghargaan Humas Kemenag Award 2025

      Wartawan LKBN ANTARA meraih penghargaan Humas Kemenag Award 2025

      Senin, 1 Desember 2025 23:19

      ANTARA salurkan bantuan bagi warga korban terdampak longsor di Jateng

      ANTARA salurkan bantuan bagi warga korban terdampak longsor di Jateng

      Senin, 1 Desember 2025 9:38

  • Daerah
    • Kemenhaj Papua imbau calon haji lunasi BPIH 2026

      Kemenhaj Papua imbau calon haji lunasi BPIH 2026

      Pemkab Jayapura tingkatkan kesejahteraan masyarakat di 139 kampung

      Pemkab Jayapura tingkatkan kesejahteraan masyarakat di 139 kampung

      Wagub Ones harap warga delapan kabupaten jaga keamanan di awal tahun

      Wagub Ones harap warga delapan kabupaten jaga keamanan di awal tahun

      Pemprov Papeg apresiasi Kejati bangun Kejari di tujuh kabupaten

      Pemprov Papeg apresiasi Kejati bangun Kejari di tujuh kabupaten

      Pemprov Papua Tengah minta OPD susun program berdampak bagi rakyat

      Pemprov Papua Tengah minta OPD susun program berdampak bagi rakyat

  • Gaya Hidup
    • Pemprov Papua serahkan bantuan kemanusiaan di Pulau Sumatera

      Pemprov Papua serahkan bantuan kemanusiaan di Pulau Sumatera

      Wali Kota Jayapura minta lurah jaga lingkungan dari pendulangan emas ilegal

      Wali Kota Jayapura minta lurah jaga lingkungan dari pendulangan emas ilegal

      Pemkab Jayawijaya minta warga pahami jenis sampah sebelum dibuang

      Pemkab Jayawijaya minta warga pahami jenis sampah sebelum dibuang

      Warga Papua Pegunungan diminta waspada musim hujan di awal 2026

      Warga Papua Pegunungan diminta waspada musim hujan di awal 2026

      Gubernur Papua tegaskan tidak ada izin baru buka lahan sawit

      Gubernur Papua tegaskan tidak ada izin baru buka lahan sawit

  • Olahraga
    • Persipura Jayapura taklukkan Deltras 1-0

      Persipura Jayapura taklukkan Deltras 1-0

      Kapolda Papua apresiasi dua personel Polisi meraih prestasi di SEA Games

      Kapolda Papua apresiasi dua personel Polisi meraih prestasi di SEA Games

      Persipura Jayapura menang lawan Persela Lamongan 2-0

      Persipura Jayapura menang lawan Persela Lamongan 2-0

      PSSI Papua Pegunungan menetapkan tiga klub baru di kongres tahunan

      PSSI Papua Pegunungan menetapkan tiga klub baru di kongres tahunan

      Menko Polkam serahkan sarana olahraga kepada DPD KNPI Papua Pegunungan

      Menko Polkam serahkan sarana olahraga kepada DPD KNPI Papua Pegunungan

  • Hukum
    • Pemkot Jayapura musnahkan 254 botol minuman beralkohol

      Pemkot Jayapura musnahkan 254 botol minuman beralkohol

      Polres Yahukimo musnahkan 729 botol minuman beralkohol di Dekai

      Polres Yahukimo musnahkan 729 botol minuman beralkohol di Dekai

      KPK dorong pencegahan korupsi di Papua Pegunungan

      KPK dorong pencegahan korupsi di Papua Pegunungan

      Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY bantu warga Oka Lanny Jaya bakar batu

      Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY bantu warga Oka Lanny Jaya bakar batu

      Tim SAR gabungan Sarmi cari pelajar tenggelam di Bonggo

      Tim SAR gabungan Sarmi cari pelajar tenggelam di Bonggo

  • Politik
    • Gubernur Papua tekankan akuntabilitas kinerja ASN di apel perdana 2026

      Gubernur Papua tekankan akuntabilitas kinerja ASN di apel perdana 2026

      Gubernur ajak warga jaga kerukunan beragama ciptakan Papua harmonis

      Gubernur ajak warga jaga kerukunan beragama ciptakan Papua harmonis

      Koramil 1702-01 Jayawijaya mendorong ketahanan pangan warga Wamena dengan gelar GPM

      Koramil 1702-01 Jayawijaya mendorong ketahanan pangan warga Wamena dengan gelar GPM

      10 anggota DPR Papua periode 2024-2029 jalur pengangkatan OAP resmi dilantik

      10 anggota DPR Papua periode 2024-2029 jalur pengangkatan OAP resmi dilantik

      Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY-warga Balingga gelar bakar batu sambut Tahun Baru

      Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY-warga Balingga gelar bakar batu sambut Tahun Baru

  • Otonomi Khusus
    • BMKG catat sebanyak 5.141 gempa terjadi di Tanah Papua sepanjang 2025

      BMKG catat sebanyak 5.141 gempa terjadi di Tanah Papua sepanjang 2025

      Pemprov Papeg pastikan perekrutan calon mahasiswa Poltekbang Jayapura

      Pemprov Papeg pastikan perekrutan calon mahasiswa Poltekbang Jayapura

      Wali Kota Jayapura terima 22 Praja IPDN magang

      Wali Kota Jayapura terima 22 Praja IPDN magang

      Pemprov Papua Tengah dorong ASN terus tingkatkan kompetensi diri

      Pemprov Papua Tengah dorong ASN terus tingkatkan kompetensi diri

      Pemprov pastikan percepatan ekonomi di Papua Pegunungan 2026

      Pemprov pastikan percepatan ekonomi di Papua Pegunungan 2026

  • Ekonomi
    • Gubernur Fakhiri serahkan DPA 2026 sebesar Rp2,03 triliun

      Gubernur Fakhiri serahkan DPA 2026 sebesar Rp2,03 triliun

      Gubernur Papua tekankan pelaku usaha wajib terapkan UMP

      Gubernur Papua tekankan pelaku usaha wajib terapkan UMP

      Pertamina Patra Niaga perluas akses pembelian e-voucher MyPertamina

      Pertamina Patra Niaga perluas akses pembelian e-voucher MyPertamina

      Pertamina EP kembangkan bisnis rendah karbon untuk keberlanjutan

      Pertamina EP kembangkan bisnis rendah karbon untuk keberlanjutan

      Pertamina gunakan semua moda transportasi agar distribusi lancar ke wilayah bencana

      Pertamina gunakan semua moda transportasi agar distribusi lancar ke wilayah bencana

  • Internasional
    • PLBN Skouw siap dukung operasional angkutan lintas batas RI-PNG

      PLBN Skouw siap dukung operasional angkutan lintas batas RI-PNG

      Konsulat RI: Produk asal Indonesia mulai marak dijual di Papua Nugini

      Konsulat RI: Produk asal Indonesia mulai marak dijual di Papua Nugini

      Lantamal X  Jayapura serahkan enam WNA PNG ke Imigrasi

      Lantamal X Jayapura serahkan enam WNA PNG ke Imigrasi

      Kedubes RI mendampingi proses hukum 35 nelayan di Port Moresby-PNG

      Kedubes RI mendampingi proses hukum 35 nelayan di Port Moresby-PNG

      Konsul RI Vanimo: Empat WNI dilaporkan ditahan di Penjara Daru PNG

      Konsul RI Vanimo: Empat WNI dilaporkan ditahan di Penjara Daru PNG

  • Artikel
    • \"Sempe\" budaya Papua yang terancam dalam lingkaran wadah plastik

      "Sempe" budaya Papua yang terancam dalam lingkaran wadah plastik

      Natal menjadi simbol persatuan di Papua Pegunungan

      Natal menjadi simbol persatuan di Papua Pegunungan

      Bantuan Natal dan tahun baru hingga ke pelosok kampung terjauh di Kabupaten Jayapura

      Bantuan Natal dan tahun baru hingga ke pelosok kampung terjauh di Kabupaten Jayapura

      Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis

      Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis

      Melayani anak-anak tak berdaya di Lembah Baliem Papua Pegunungan

      Melayani anak-anak tak berdaya di Lembah Baliem Papua Pegunungan

  • Foto
    • LKBN ANTARA latih foto untuk UMKM Bangka Belitung

      LKBN ANTARA latih foto untuk UMKM Bangka Belitung

      Agrowisata Stroberi Napua

      Agrowisata Stroberi Napua

      Bandar Udara Wamena

      Bandar Udara Wamena

      Digitalisasi di lingkungan sekolah

      Digitalisasi di lingkungan sekolah

      Antara Biro Papua bersilahturahmi dengan Pendam XVII/Cenderawasih

      Antara Biro Papua bersilahturahmi dengan Pendam XVII/Cenderawasih

  • Video
    • 2025 kasus naik, Polda Papua bertekad berantas narkoba hingga tuntas

      2025 kasus naik, Polda Papua bertekad berantas narkoba hingga tuntas

      74,8 persen calhaj Papua telah lunasi Bipih, batas waktu 9 Januari!

      74,8 persen calhaj Papua telah lunasi Bipih, batas waktu 9 Januari!

      Pemkot Jayapura musnahkan ratusan botol miras selama Natal-Tahun Baru

      Pemkot Jayapura musnahkan ratusan botol miras selama Natal-Tahun Baru

      Hari Amal Bakti momentum tingkatkan kerukunan umat beragama di Papua

      Hari Amal Bakti momentum tingkatkan kerukunan umat beragama di Papua

      PAD Kota Jayapura 2025 tembus 102 persen target

      PAD Kota Jayapura 2025 tembus 102 persen target

Logo Header Antaranews papua

Kala Lebaran tiba mereka tanpa ayah dan ibu

Oleh : Muhammad Zulfikar id Lebaran 2020,lebaran anak,balai handayani,humanis lebaran,idul fitri ,Tanpa orangtua Sabtu, 23 Mei 2020 19:22 WIB

Image Print
Kala Lebaran tiba mereka tanpa ayah dan ibu

Dua anak yang mendapatkan rehabilitasi sosial di Balai Rehabilitasi Sosial Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus Handayani Jakarta Timur tengah asik bermain bola, Sabtu. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Jakarta (ANTARA) - Siang itu langit tampak begitu cerah. Terlihat di atas sana awan putih bersih tersapu angin beraturan. Ditambah pula pepohonan nan menari-nari menambah sejuk penghujung Ramadhan tahun ini.

Saat bersamaan, tiga orang anak yakni D (16), A (9) dan AR (4) keluar dari asrama Balai Rehabilitasi Sosial Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus Handayani Jakarta Timur. Mereka ditemani tiga orang dewasa yang menjadi pengasuh serta pekerja sosial ketiga anak tersebut.

Dengan wajah ceria dan penuh semangat, ketiga anak laki-laki itu duduk dengan rapi di teras salah satu kantor di kawasan Balai Rehabilitasi Handayani. Dua dari mereka menggunakan masker, namun tidak dengan AR. Entah tak suka, tak nyaman atau semacamnya, yang pasti setiap pengasuh mencoba memasangkan, setiap itu pula dilepaskannya.

Bukan hanya itu, AR yang masih balita sesekali berlari-lari kecil kian kemari. Ia tampak begitu riang menikmati harinya, terasa benar tak ada beban apapun dari pandangan mata bulatnya. Keceriaan itu tentunya tidak lepas dari peran sang pengasuh yang selalu mengajak bermain dengan semangat. Di sisi lain, D dan A yang memang lebih tua terlihat lebih banyak diam sambil mendengarkan Sri Musfiah, pekerja sosial di tempat itu bercerita.

Sebenarnya ada 50 anak di Balai Rehabilitasi Sosial Anak Handayani Jakarta Timur, sebanyak 46 di antaranya telah dipulangkan sementara secara bertahap oleh pihak balai sejak akhir Maret 2020. Bukan tanpa sebab, langkah tersebut diambil untuk menjaga mereka yang dikhawatirkan tertular virus corona atau COVID-19.

Berbeda dengan sebagian besar anak asuh yang berkesempatan pulang, empat anak lainnya yakni D, A, AR dan NF (15) tak dapat merasakan hal serupa. Mereka saat ini belum bisa pulang ke rumahnya masing-masing karena keluarga mereka belum siap menerima. Ditambah pula dengan adanya faktor tertentu sehingga bocah-bocah belia ini terpaksa menahan rindu lebih lama untuk bertemu ayah, ibu, kakak, adik dan sanak saudaranya.

Sejak teman-teman mereka dipulangkan ke berbagai wilayah di Tanah Air di antaranya Cirebon, Banten, Sukabumi, DKI Jakarta, Tanggerang dan lainnya, mereka berempat harus berbesar hati menghabiskan hari-hari di Balai Handayani bersama para petugas dan pengasuh di sana.

Kegiatan atau rutinitas sehari-hari tetap mereka jalankan seperti biasanya. Sepanjang Ramadhan 1441 Hijriah, berbagai aktivitas keagamaan juga dilakukan mulai dari puasa, shalat berjamaah di masjid, tadarus dan lain sebagainya dijalankan secara normal. Tentu saja segala sesuatunya mempertimbangkan protokol kesehatan baik itu menjaga jarak fisik, menggunakan masker serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Meskipun aktivitas di balai berjalan normal, namun perasaan mendalam yang dipendam anak-anak ini siapa yang tahu. Apalagi ini merupakan kali pertama bagi mereka berempat untuk merayakan Idul Fitri tanpa orang tua dan anggota keluarga lainnya.

D, remaja yang berasal dari Provinsi Bengkulu itu mengaku sudah tiga bulan terakhir berada di Balai Handayani untuk menjalani proses rehabilitasi. Ia terpaksa menjalani proses tersebut karena tersandung masalah hukum. Di usianya yang berada pada masa puber tersebut, ia mengaku banyak sekali mendapatkan pengalaman dan pembelajaran berharga selama berada di balai terutama untuk memperbaiki dirinya sendiri.

"Saya mulai rutin shalat lima waktu, mengaji dan puasa juga tidak ada yang batal," kata dia.

Meskipun banyak mendapatkan pengalaman serta pembelajaran hidup, tetap saja ia tidak bisa menyembunyikan rasa rindu kepada orang tuanya. Berkali-kali senyumnya terlihat sayu saat mengenang kedua orang tuanya di kampung. Bahkan, ramahnya pendamping sosial dan para pengasuh serta teman-teman sebaya di balai tersebut belum bisa menutupi kerinduan yang dipendamnya.

Untuk menghindari kesedihannya, melupakan sejenak lara kerinduan di hati, D sering kali mengajak teman-temannya bermain bulu tangkis di pekarangan Balai Handayani. Bukan hanya teman sebaya, ia juga merangkul bocah-bocah yang jauh lebih belia dianggap seperti adik sendiri.

Jika tahun lalu ia masih bisa berkumpul di rumah nenek saat Lebaran sambil bersilaturahmi sembari menyantap kue Lebaran, namun tahun ini berbeda. Ia tak bisa merasakan hal serupa. Tak ada rumah nenek, tak ada jabat tangan, dekapan maupun kecupan ayah dan ibu. Tapi walaupun begitu, esok setelah shalat Id, D telah berniat untuk menghubungi kedua orang tuanya melalui panggilan video atau video call.

"Saya mau hubungi ibu dulu, mau minta maaf. Mau hubungi ayah juga, mau minta maaf," kata D dengan mata yang berkaca-kaca. Terasa memang fisiknya tetap dan menetap di balai, namun tidak batin dan pikirannya.

Ia mengaku menyesal telah melakukan suatu kesalahan fatal sehingga harus menjalani rehabilitasi di Jakarta dan jauh dari orang tua. Baginya, saat ini melalui hari-hari jauh dari keluarga terasa begitu berat, namun tidak ada pilihan. Semua proses rehabilitasi harus dijalaninya dengan baik dan berharap segera pulang.

Meskipun demikian, kesalahan fatal yang dilakukannya tidak membuatnya patah arang. Ia tetap optimistis dapat melewati semuanya karena masih banyak tujuan yang hendak ia gapai. Salah satunya, ia bertekad memberangkatkan kedua orang tuanya naik haji dari hasil jerih payahnya suatu saat nanti.

"Saya bercita-cita jadi tentara. Kenapa? Saya ingin membanggakan orang tua dan mengabdi pada negara. Tidak hanya itu, jika terwujud ingin juga ayah dan ibu naik haji," katanya dengan suara terisak.

Sambil menundukkan kepala, D menceritakan kejadian yang menyebabkannya harus menjalani proses rehabilitasi di Jakarta. Ia mengaku telah menghilangkan nyawa seseorang karena terus-terusan diejek dan ditantang untuk berkelahi. Tidak salah lagi, ia salah satu korban perisakan.

Puncak dari perundungan yang ia alami tersebut terjadi saat kenaikannya ke kelas dua SMP. Bukan tak bertanggung jawab, malah setelah kejadian itu D mengaku langsung menyerahkan diri ke pihak kepolisian dengan sendirinya.

Tidak hanya D, perayaan Idul Fitri pertama jauh dari sanak keluarga juga mesti dirasakan A. Ialah putra sulung, bocah asal Kalimantan Utara yang menjalani rehabilitasi di Balai Handayani tanpa orang tua dan adik perempuannya.

Para pekerja sosial dan pengasuh anak di Balai Rehabilitasi Sosial Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus Handayani Jakarta Timur, Sabtu. (ANTARA/ (Muhammad Zulfikar)
Ia tampak malu-malu saat diajak berbincang dengan orang baru. Sesekali memainkan alas kaki yang didudukinya di depan pintu masuk sebuah bangunan di Balai Handayani. Tidak jarang pula ia bercerita sembari berguling-guling di lantai pertanda ia masih anak-anak.

Namun, tetap saja guratan kesedihan masih tergambar dari raut wajahnya. Apalagi kala menyadari esok Lebaran dan ia tidak pernah membayangkan sama sekali harus menjalaninya tanpa orang tua dan saudaranya.

Tidak berbeda dengan D, ia juga meminta pendampingnya agar bisa video call dengan orang tuanya saat Idul Fitri sekadar melepaskan rindu dan meminta maaf atas perbuatannya. Barangkali ada yang belum sempat diutarakannya.

Usianya memang masih sangat belia, namun ekspresi kesedihan dan kerinduan pada Kalimantan tetap mampu dilupakannya.

"Kangen sama orang tua," ucapnya tertunduk. Entah apa yang dirasakannya, suaranya malu-malu namun wajahnya sendu.

Berbeda dengan D dan A, hal serupa barangkali belum terpikirkan oleh AR, balita yang saat ini diasuh di Balai Handayani. Jangankan Lebaran, untuk dapat berkomunikasi dengan orang tuanya saja mungkin tak ia sadari. Di usianya yang baru menginjak empat tahun, ia harus terpisah dengan ibu dan ayahnya yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan.

AR merupakan balita yang dijemput oleh pemerintah Indonesia dari Taiwan karena tidak memiliki dokumen kependudukan yang lengkap saat lahir hingga berusia sekitar tiga 3,5 tahun di negara tersebut.

Pertama kali tiba di Tanah Air pada November 2019, ia bersama 11 balita lainnya langsung diasuh di Balai Handayani. Uniknya, AR dan tiga balita lain saat itu sama sekali tidak bisa dan mengerti Bahasa Indonesia. Para pengasuh malah menggunakan Bahasa Mandarin serta bahasa isyarat untuk dapat berkomunikasi dan memenuhi kebutuhan ataupun keinginan mereka.

"Orang tua mereka mengajari Bahasa Mandarin, bukan Bahasa Indonesia, jadi mereka tidak mengerti Bahasa Indonesia," kata Erni pengasuh AR yang juga pernah bekerja di Taiwan selama enam tahun tersebut.

Sejak diasuh di balai tersebut hingga kini AR sama sekali belum pernah berkomunikasi dengan kedua orang tuanya. Sementara tiga balita yang menggunakan Bahasa Mandarin lainnya sudah dipulangkan ke keluarganya masing-masing.

Sementara itu, NF remaja dengan kasus pembunuhan bocah lima tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat juga harus merayakan Idul Fitri di Balai Handayani bersama tiga anak lain dan para pengasuh maupun pendamping mereka.

Meskipun demikian, anggota keluarga NF telah membuat janji dengan pihak balai dan berencana datang mengunjungi esok hari saat Idul Fitri yang jatuh pada Minggu (24/5).

Merayakan kemenangan

Meski tidak bisa bertemu dan berkumpul langsung dengan orang tua, keluarga dan kerabat lainnya anak-anak di Balai Handayani akan tetap merayakan hari kemenangan dengan suka cita dan kesederhanaan.

Momentum Idul Fitri tahun ini memang sedikit berbeda bagi keempat anak tersebut. Namun, para pengasuh, pekerja sosial dan petugas di Balai Handayani mencoba untuk tetap menghidupkan nuansa Idul Fitri sebagaimana mestinya para anak-anak tersebut rasakan. Balai memberikan hal-hal sederhana, namun pastinya akan tetap bermakna bagi mereka.

Sebagaimana anak-anak pada umumnya, Idul Fitri identik sebagai kesempatan untuk mendapatkan baju baru dari orang tua. Keempat anak di Balai Rehabilitasi Sosial Handayani juga diberikan hal serupa agar mereka tidak berkecil hati.

"Mereka sudah kami siapkan baju lebaran dan juga kue Lebaran," kata Sri Musfiah.

Selain itu, D, A, AR dan NF akan diajak untuk shalat Id berjamaah di masjid Balai Handayani apabila memang ada kegiatan shalat berjamaah. Namun jika tidak, ibadah akan tetap dilakukan di asrama bersama para pengasuh.

Tidak hanya itu, ketupat Lebaran juga disediakan di balai. Anak-anak tersebut akan diajak makan ketupat bersama usai Shalat Id sehingga makna Lebaran tetap dapat mereka rasakan layaknya saat mereka merayakan bersama keluarga masing-masing pada tahun-tahun sebelumnya.

Sejatinya perayaan Idul Fitri bersama anak-anak yang mendapatkan program rehabilitasi sosial di Balai Handayani bukanlah yang pertama kali diselenggarakan. Namun, pada 2019 juga ada kegiatan serupa dengan jumlah anak yang lebih ramai.


Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Erick Thohir: Idul Fitri 2020 ajarkan disiplin lawan virus corona

Erick Thohir: Idul Fitri 2020 ajarkan disiplin lawan virus corona

Selasa, 26 Mei 2020 16:42

Persekutuan Gereja: Idul Fitri momentum perkuat silaturahmi anak bangsa

Persekutuan Gereja: Idul Fitri momentum perkuat silaturahmi anak bangsa

Minggu, 24 Mei 2020 16:22

Ketua Gugus Tugas: Pemerintah kaji dua opsi pengganti cuti Lebaran 2020

Ketua Gugus Tugas: Pemerintah kaji dua opsi pengganti cuti Lebaran 2020

Senin, 4 Mei 2020 14:05

Warga Kota Jayapura disarankan tidak mudik lebaran

Warga Kota Jayapura disarankan tidak mudik lebaran

Rabu, 8 April 2020 8:42

Pemerintah siapkan perpres dan inpres pengaturan mudik Lebaran 2020

Pemerintah siapkan perpres dan inpres pengaturan mudik Lebaran 2020

Senin, 30 Maret 2020 14:15

Pemerintah pertimbangkan melarang mudik Lebaran cegah penyebaran corona

Pemerintah pertimbangkan melarang mudik Lebaran cegah penyebaran corona

Rabu, 25 Maret 2020 3:17

Kemenhub: Mudik gratis Lebaran 2020 ditiadakan

Kemenhub: Mudik gratis Lebaran 2020 ditiadakan

Senin, 23 Maret 2020 18:59

Pelni "docking" lima kapal persiapan hadapi libur Lebaran 2020

Pelni "docking" lima kapal persiapan hadapi libur Lebaran 2020

Sabtu, 29 Februari 2020 10:22

  • Terpopuler
Pertamina sebut tambah alokasi minyak tanah sekitar 19 persen di Ambon

Pertamina sebut tambah alokasi minyak tanah sekitar 19 persen di Ambon

Pertamina tindak tegas agen pengoplos gas ilegal

Pertamina tindak tegas agen pengoplos gas ilegal

Pemprov Papeg pastikan perekrutan calon mahasiswa Poltekbang Jayapura

Pemprov Papeg pastikan perekrutan calon mahasiswa Poltekbang Jayapura

Pertamina Patra Niaga santuni 3.000 anak pesantren

Pertamina Patra Niaga santuni 3.000 anak pesantren

Pertamina EP kembangkan bisnis rendah karbon untuk keberlanjutan

Pertamina EP kembangkan bisnis rendah karbon untuk keberlanjutan

  • Top News
BMKG catat sebanyak 5.141 gempa terjadi di Tanah Papua sepanjang 2025

BMKG catat sebanyak 5.141 gempa terjadi di Tanah Papua sepanjang 2025

Gubernur Papua tekankan akuntabilitas kinerja ASN di apel perdana 2026

Gubernur Papua tekankan akuntabilitas kinerja ASN di apel perdana 2026

Pemprov Papua serahkan bantuan kemanusiaan di Pulau Sumatera

Pemprov Papua serahkan bantuan kemanusiaan di Pulau Sumatera

KPK dorong pencegahan korupsi di Papua Pegunungan

KPK dorong pencegahan korupsi di Papua Pegunungan

Pemprov Papua Tengah dorong ASN terus tingkatkan kompetensi diri

Pemprov Papua Tengah dorong ASN terus tingkatkan kompetensi diri

Video

2025 kasus naik, Polda Papua bertekad berantas narkoba hingga tuntas

2025 kasus naik, Polda Papua bertekad berantas narkoba hingga tuntas

Logo Footer Antaranews papua
papua.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Hukum
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Otonomi Khusus
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Artikel
  • Foto
  • Video
  • Artikel
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Hukum
  • Politik
  • Otonomi Khusus
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Artikel
  • Foto
  • Video