Logo Header Antaranews Papua

Satgas Yonif 641/Bru gelar razia kendaraan Distrik Napua

Selasa, 4 Maret 2025 11:11 WIB
Image Print
Personel Pos Napus Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 641/Bru saat melakukan razia kendaraan yang melewati pos penjagaan di Distrik Napua, Kabupten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi.
Kondisi keamanan dipastikan aman

Wamena (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 641/Bru meningkatkan pengamanan dengan menggelar razia kendaraan dan orang di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Danpos Napua Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 641/Bru Kapten Inf I Komang Agus Suratmaja di Wamena, Selasa mengatakan kegiatan ini sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami melaksanakan razia kepada pengendara mobil, sepeda motor maupun pejalan kaki yang lewat di Distrik Napua untuk mencegah mereka membawa sesuatu yang membahayakan,” katanya.

Menurut dia, razia ini juga bertujuan untuk mencegah adanya penyelundupan barang terlarang serta membatasi gerak kelompok separatis.

“Kegiatan razia ini dipimpin oleh Dantim 1 Letda Inf Imam Nur Alamsyah beserta beberapa personel pos yang telah dibagi tugas dan tanggung jawabnya oleh Dantim, untuk melaksanakan pemeriksaan barang bawaan pengendara mobil, sepeda motor maupun pejalan kaki yang lewat,” ujarnya.

Dia menjelaskan kegiatan ini adalah salah satu bentuk upaya untuk mencegah adanya barang selundupan berupa senjata api, narkoba, minuman keras dan barang bawaan terlarang lainnya,” ujarnya.

“Masyarakat yang lewat dan diperiksa barang bawaannya, mereka tidak merasa keberatan barang nya diperiksa karena tidak ada yang membawa barang mencurigakan/terlarang,” katanya.

Dia berharap dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menurunkan tingkat kerawanan di daerah operasi dan bisa memberikan rasa aman terhadap masyarakat binaan.

“Dari hasil razia sejauh ini tidak ada masyarakat yang kedapatan membawa barang berbahaya dan kondisi keamanan dipastikan aman,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026