Jayapura (ANTARA) - Personel Satgas Rasaka Cartenz Polres Jayawijaya melalui Subsatgas SI-IPAR (Polri peduli anak dan remaja) mengajar anak-anak di Wamena agar lancar membaca, menulis dan berhitung (calistung).
Kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di halaman Mako Polres Jayawijaya, di Wamena, Senin, merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Polri terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda, khususnya di wilayah Pegunungan Tengah Papua.
Kasubsatgas SI-IPAR Polres Jayawijaya, Iptu Benyamin Tandipayung, di Wamena , Senin, mengatakan selain belajar mereka juga diberi penyuluhan tentang pentingnya disiplin, semangat belajar, serta motivasi untuk meraih cita-cita sejak usia dini.
Melalui program Si-Ipar diharapkan anak-anak lebih merasakan kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan pendukung masa depan mereka.
"Kami berharap, melalui kegiatan seperti ini, semangat belajar anak-anak semakin tumbuh dan mereka memiliki harapan besar akan masa depan,” harap Iptu Benyamin.
Dikatakan, anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut mendapatkan alat tulis dan bingkisan edukatif sebagai bentuk dukungan moril dari Polri.
Operasi Rasaka Cartenz 2025 merupakan program strategis Polda Papua yang mengedepankan pendekatan humanis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Tanah Papua.
Oleh karena itulah melalui Subsatgas SI-IPAR, Polri ikut berperan dalam membina dan mendampingi anak-anak serta remaja sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tumbuh generasi muda Papua yang cerdas, mandiri, dan memiliki semangat kebangsaan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri, kata Iptu Benyamin.

