
Ketum Bhayangkari bantu 300 paket sembako ke korban kebakaran Karubaga

Jayapura (ANTARA) - Ketua Umum Bhayangkari Ny.Juliati Sigit Prabowo, memberikan bantuan berupa 300 paket sembako untuk korban kebakaran yang terjadi di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan.
Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw di Karubaga, Kamis mengatakan, saat ini bantuan sudah tiba di Karubaga dan akan segera disalurkan kepada para korban penerima bantuan.
Bantuan itu merupakan wujud kepedulian Ketum Bhayangkari kepada warga yang menjadi korban kebakaran yang terjadi Rabu (28/1) yang menghanguskan 100 bangunan baik rumah maupun toko yang ada di kawasan Giling Batu hingga pertengahan Kogome.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang diduga terjadi akibat arus pendek," kata Kompol Robert Hitipeuw.
Dikatakan, sebelumnya bantuan tersebut dikemas dalam 108 Koli yang tiba di Karubaga Rabu malam (4/2) setelah tiba di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya dan diangkut menggunakan enam kendaraan.
Nantinya bantuan tersebut dikemas dalam 300 paket sembako dan dibagikan kepada korban kebakaran .
“Kami mewakili masyarakat Tolikara mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo serta Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin atas kepedulian yang diberikan kepada korban kebakaran di Karubaga. Bantuan ini sangat berarti dan akan segera kami salurkan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Korspripim Polda Papua AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K. menegaskan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan proses distribusi berjalan akuntabel.
“Monitoring ini bertujuan memastikan pergeseran dan pengelolaan bantuan berjalan sesuai prosedur, aman, serta dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,”kata Kapolres Tolikara Kompol Robert Hitipeuw.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ketum Bhayangkari bantu 300 paket sembako ke korban kebakaran Karubaga
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
