Logo Header Antaranews Papua

Pemkab dorong penanganan serius kebakaran di Tolikara

Kamis, 29 Januari 2026 11:51 WIB
Image Print
Warga mengungsi bersama harta bendanya setelah kebakaran terjadi di kawasan Giling Batu, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.ANTARA/HO-Humas Pemkab Tolikara.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara, Papua Pegunungan mendorong penanganan serius musibah kebakaran yang terjadi di daerah setempat.

Hal ini menyusul terjadinya musibah kebakaran melanda kawasan Giling Batu, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan mengakibatkan ratusan bangunan milik warga, mulai dari rumah tinggal, kos-kosan, tempat usaha, hingga home industry hangus terbakar.

Bupati Tolikara Willem Wandik dalam keterangan tertulis di Wamena, Kamis mengatakan pihaknya menggelar rapat koordinasi untuk membahas langkah penanganan kebakaran secara menyeluruh.

“Rapat ini menitikberatkan pada upaya penanganan jangka pendek, menengah hingga jangka panjang guna memastikan keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar korban, serta pemulihan pascakebakaran dapat berjalan secara optimal dan terkoordinasi,” katanya.

Dia menyampaikan, rasa empati dan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh warga Karubaga yang terdampak musibah tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tolikara, kami menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak. Kami memahami betapa berat beban yang dialami, baik oleh pemilik usaha, kos-kosan, home industri, maupun warga yang kehilangan rumah dan harta benda,” ujarnya.

Dia memastikan, kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi musibah ini sendirian.

“Kami dari Pemkab Tolikara telah menyiapkan bantuan logistik, mendirikan tenda darurat, serta memberikan pendampingan psikologis guna membantu warga bangkit dari trauma. Pemerintah hadir untuk memberikan perhatian dan bantuan nyata, agar masyarakat dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan seperti sediakala,” katanya.

Dia menambahkan selain bantuan darurat, pemerintah daerah juga memastikan kelancaran pelayanan administrasi bagi warga yang dokumennya turut terbakar.

“Pengurusan dokumen kependudukan akan difasilitasi oleh Dinas Dukcapil, ijazah dan dokumen pendidikan oleh Dinas Pendidikan, sementara kebutuhan sosial dan kesehatan ditangani oleh Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, serta OPD terkait sesuai tugas dan fungsinya,” ujarnya.

Untuk penanganan awal, kata dia, Pemkab Tolikara telah mengevakuasi warga korban kebakaran ke sejumlah lokasi aman di Karubaga, sembari menyalurkan bantuan logistik dan mendirikan tenda-tenda darurat sebagai tempat penampungan sementara.

Sementara itu, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Di sisi lain, pemerintah daerah juga melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran serta ketersediaan sumber air di wilayah Karubaga.

“Peristiwa kebakaran ini menjadi perhatian serius Pemkab Tolikara. Sebelumnya telah dilakukan pembahasan terkait penataan kawasan dan kesiapan penanggulangan kebakaran, kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting bagi semua pihak untuk memperkuat sistem pencegahan dan mitigasi bencana, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang,” katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026