Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Pegunungan mendukung rekonsiliasi Jayawijaya bertobat

Kamis, 31 Juli 2025 10:40 WIB
Image Print
Wagub Papua Pegunungan Ones Pahabol saat memberikan sambutan pada ibadah doa rekonsiliasi pemulihan Kabupaten Jayawijaya. ANTARA/Yudhi Efendi

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mendukung penuh rekonsiliasi Jayawijaya bertaubat dengan tema melangkah bersama dalam kasih, meninggalkan luka untuk masa depan yang baru.

Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol di Wamena, Kamis, mengatakan kegiatan rekonsiliasi ini sangat baik dalam membangun kepribadian dan spiritual masyarakat Jayawijaya sehingga memperkuat cinta kasih sesama manusia dan antara manusia dan Tuhan.

"Kami mendukung penuh rekonsiliasi supaya daerah ini dapat aman, damai, dan tenteram, sehingga semua orang bisa hidup dengan nyaman tanpa adanya gangguan," katanya.

Menurut dia, Lembah Baliem atau Kabupaten Jayawijaya tempat pertama masuknya Injil sehingga daerah ini harus aman dan damai yang dimulai dari rekonsiliasi saat ini.

"Kami berharap dari 17 denominasi gereja di Kabupaten Jayawijaya bisa kembali meningkatkan keimanan dan spiritual setiap individu jemaatnya, sehingga kedamaian terus tercipta di sini," ujarnya.

Dia menjelaskan rekonsiliasi ini harus menjadi titik balik untuk menciptakan Kabupaten Jayawijaya yang lebih aman di masa depan dengan masyarakatnya yang cinta damai.

"Jangan lagi ada perang antara satu dengan yang lain, maka tugas 17 denominasi gereja harus berusaha memberikan pemahaman yang baik dan bijak bagi jemaatnya," katanya.

Dia menambahkan rekonsiliasi yang diprogramkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Atenius Murib-Ronny Elopere sangat luar biasa sehingga seluruh elemen masyarakat harus mendukungnya.

"Kami pemerintah provinsi berharap program yang baik ini dapat didukung sepenuhnya oleh seluruh masyarakat di Jayawijaya sehingga kedamaian, ketertiban dan toleransi tercipta dan daerah ini terus maju dan berkembang," ujarnya.

Ibadah doa rekonsiliasi pemulihan Kabupaten Jayawijaya berlangsung Rabu dan Kamis, 30 dan 31 Juli 2025. Warga tidak beraktivitas apapun, kecuali berdiam diri di rumah sambil berdoa untuk kebaikan daerah ini ke depan.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026