Wamena (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bekerja sama dengan Kantor Cabang Perum Bulog Wamena menggelar gerakan pangan murah (GPM) di Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan guna menekan tingkat kemahalan bahan pokok di wilyah itu
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara yang dikonfirmasi dari Wamena, Rabu mengatakan program GPM dilaksanakan dalam rangka menjaga kestabilan harga pasar sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Program GPM dilaksanakan oleh Polsek Asologaima dengan bekerja sama dengan Kantor Cabang Perum Bulog Wamena dengan menjual kebutuhan bahan pokok, khususnya beras dengan harga sekitar Rp25.000 hingga Rp27.000 per kilogram.
“Kami bersama kantor Cabang Perum Bulog Wamena melalui Polsek Asologaima melaksanakan kegiatan GPM di wilayah Distrik Asologaima yang dipusatkan di Pasar Kimbim, Kampung Miligatnem,” katanya.
Menurut dia, dalam pelaksanaan GPM itu sebanyak 895 kilogram beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) berhasil disalurkan dan terjual habis.
“Dalam program GPM harga kesepakatan kami dengan Bulog, yakni beras SPHP dijual dengan harga Rp65.000 per lima kilogram, di mana setiap kilogram beras dijual dengan harga Rp13.000,” ujarnya.
Menurut dia, program GPM ini sangat diminati oleh warga Distrik Asologaima karena dalam beberapa jam saja beras SPHP laku terjual habis.
“Antusiasme warga terlihat tinggi sejak dimulainya kegiatan sehingga beras yang dijual itu langsung cepat habis dibeli oleh warga,” katanya.
Dia juga menyampaikan kegiatan GPM ini berjalan aman, tertib dan lancar tanpa adanya kendala.
“Program GPM ini merupakan wujud kepedulian Polri bersama Bulog untuk menjaga kestabilan harga sekaligus meringankan beban masyarakat," ujarnya.
Dia berharap program GPM ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan di daerah itu.

