
Pangkodaeral X: Tugas TNI Al jaga keamanan potensi wilayah laut NKRI

Sosialisasi Kodaeral X di Biak sebagai perubahan validasi TNI
Biak (ANTARA) - Panglima Komando Daerah Angkatan Laut X Mayjen TNI (Mar) Werijon menegaskan, jajaran TNI AL senantiasa akan menjaga keamanan kedaulatan wilayah perairan Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya di Biak dari berbagai bentuk pelanggaran hukum di laut.
"Prajurit TNI AL hadir di tengah masyarakat untuk membantu melindungi dan melakukan pengamanan wilayah laut Biak Numfor," tegas Mayjen Werijon dalam keterangan di Biak,Selasa.
Diakuinya, kekayaan alam laut Kabupaten Biak Numfor memiliki beragam potensi perikanan hasil laut sehingga harus dilindungi dan dijaga dengan baik.
Berbagai sumber daya alam kelautan dimiliki Biak, lanjut dia, harus dapat dikelola supaya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.
Pangkodaeral X mengajak para pemangku kepentingan dan masyarakat Biak Numfor dapat mendukung tugas pokok prajurit TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan laut NKRI di Kabupaten Biak Numfor.
Ia mengakui, dengan adanya validasi satuan organisasi TNI dilakukan Presiden Prabowo Subianto maka status Pangkalan Utama TNI AL X Jayapura telah berubah nama kesatuan menjadi Komando Daerah Angkatan Laut X (Kodaeral).
Disinggung penambahan personel TNI AL mendukung operasional Kodaeral X, menurut Mayjen Werijon, sesuai dengan jumlahnya akan ditambah hingga 2026.
Diakuinya, adanya penambahan personel TNI Al untuk menunjang operasional Komando Daerah Angkatan Laut X Jayapura bertujuan meningkatkan tugas pokok setiap prajurit TNI AL menjaga kedaulatan wilayah laut Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Potensi hasil perikanan dan kelautan di perairan Biak Numfor menjadi kekayaan sumber daya alam yang harus dilindungi untuk kesejahteraan masyarakat di pesisir pulau Biak," katanya.
Saat mengunjungi Biak, rombongan Pangkodaeral X Jayapura Mayjen Werijon disambut di Bandara Frans Kaisiepo oleh Wakil Bupati Jimmy CR Kapissa,Plt Sekda ZL Mailoa serta para anggota Forkompinda.
Pewarta : Muhsidin
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
