
Pemprov sebut GATF 2025 mendukung transformasi pariwisata di Papua

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua menilai penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Festival (GATF) 2025 di Jayapura selaras dengan upaya transformasi pariwisata dalam visi Papua baru, karena dapat memperkuat konektivitas penerbangan serta meningkatkan kunjungan wisata ke Bumi Cenderawasih.
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Andry di Jayapura, Jumat, mengatakan GATF bukan hanya menawarkan promo tiket dan paket perjalanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui peningkatan mobilitas masyarakat dan wisatawan.
“Pariwisata dengan visi Papua baru menjadi salah satu fokus pengembangan ekonomi Papua. Konektivitas udara harus terus diperluas agar destinasi wisata Papua semakin mudah diakses,” katanya.
Menurut Andry, untuk itu kehadiran Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional memiliki kontribusi besar terhadap pergerakan transportasi udara di kawasan timur Indonesia.
“Dengan konsep Travel Festival yang lebih interaktif, penyelenggaraan tahun ini dinilai mampu menarik minat generasi muda untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata nusantara,”ujarnya.
Dia menjelaskan untuk itu pemerintah daerah terus mendorong promosi potensi wisata secara lebih agresif karena Papua memiliki kekuatan daya tarik alam dan budaya yang jika dikelola dengan baik, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat secara inklusif.
“Kami ingin Papua semakin dikenal sebagai destinasi unggulan. Setiap kegiatan yang mendukung promosi dan peningkatan perjalanan udara tentu kami apresiasi,” katanya.
Dia menambahkan untuk itu Pemprov Papua berharap GATF 2025 dapat mendorong peningkatan okupansi penerbangan ke Papua serta mendukung pelaku pariwisata lokal melalui pertumbuhan permintaan perjalanan.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Papua Adriana H. Carolina mengatakan berdasarkan perkembangan transportasi udara pada Agustus 2025, mengalami penurunan sebesar 14,01 persen yaitu dari 90.388 orang pada Juli 2025 menjadi 77.727 orang pada Agustus 2025.
Perkembangan transportasi udara itu berdasarkan data dari arus penumpang di Bandara Sentani di Kabupaten Jayapura, Bandara Frans Kaisiepo di Biak Numfor, Bandara Mararena di Sarmi, Bandara Stevanus Rumbewas di Kepulauan Yapen, dan Bandara Kasonaweja di Mamberamo Raya
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
