Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua mengimbau pemuda dan masyarakat menghindari konsumsi minuman beralkohol selama perayaan Natal dan Tahun Baru agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Plt Sekda Kabupaten Yusuf Yambe Yabdi di Sentani, Senin, mengatakan bulan Desember sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk meraih keuntungan melalui peredaran dan penjualan minuman beralkohol, sehingga pengawasan dan kesadaran masyarakat harus ditingkatkan.
"Pastikan distribusi minuman beralkohol hanya dilakukan mereka yang memiliki izin resmi dari pemerintah," katanya.
Yusuf meminta kepolisian meningkatkan pengawasan agar penjualan minuman beralkohol ilegal dapat ditekan sehingga potensi gangguan keamanan selama perayaan hari besar dapat diminimalkan.
"Kami berharap pemuda lebih fokus mengikuti kegiatan Pondok Natal serta lomba-lomba positif yang disiapkan gereja dan pemerintah," ujarnya.
Dia menjelaskan, pemkab menilai keagamaan membantu generasi muda menghayati makna Natal secara mendalam sehingga terhindar dari perilaku merugikan diri sendiri dan lingkungan.
"Pemerintah mengajak masyarakat memaknai pengorbanan Kristus sebagai dorongan untuk kehidupan yang lebih baik, termasuk menjaga keselamatan diri dan keluarga," katanya lagi.
Dia menambahkan, pemkab menegaskan perayaan Natal harus menjadi momen refleksi serta penguatan moral sehingga masyarakat dapat menyongsong kebijakan pembangunan dengan pikiran yang lebih jernih.
"Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat mendukung imbauan ini agar perayaan Desember berjalan aman, penuh damai, dan memberikan manfaat bagi generasi muda," ujarnya lagi.

