Biak (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Biak Numfor, Papua, mengusulkan pembangunan talud mencegah abrasi air laut untuk permukiman masyarakat di Pulau Auki dan Urep, Distrik Padaido.
"Area wilayah permukiman warga di Auki, Urep, serta wilayah Pantai Biak Barat serta Pantai Utara Biak harus segera dibangun talud. Jika tidak, dapat tergerus abrasi gelombang air laut, bahkan sebagian sudah hilang," ujar Kepala BPBD Biak Numfor Lot L Jensenem di Biak, Jumat.
Ia mengharapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB, Pemprov Papua, dan Pemkab Biak Numfor, dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk membangun talud mencegah abrasi pantai di Kabupaten Biak Numfor.
Pemda, lanjut dia, serius meminta BNPB untuk menangani pembangunan talud pantai di pesisir Pulau Biak.
"Kami juga mengusulkan melalui APBD Kabupaten lewat Dinas PUPR Provinsi," sebutnya.
Lot mengakui permintaan pembangunan talud di wilayah kepulauan terus disampaikan kepada pihak terkait, termasuk ke BNPB RI di Jakarta.
Usulan membangun talud tersebut, kata dia, guna mencegah abrasi dan sudah diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi melalui Bidang Sumber Daya Alam (SDA).
"Serta Pemkab Biak Numfor mendorong penanganan ke BNPB dengan dukungan readiness criteria," kata Lot Jensenem.
Lot mengingatkan belum adanya talud mencegah abrasi pantai dapat meningkatkan risiko bencana di air pasang yang setiap waktu datang tiba-tiba membanjiri rumah warga di pulau setempat.

