Wamena (ANTARA) - Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY memborong hasil bumi warga Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.
Danpos Tiom Satgas Pamtas Yonif 511/DY Kapten Inf Dwi Supriono dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu mengatakan pihaknya memiliki program mendukung perekonomian warga di daerah penugasan.
“Untuk mendukung ekonomi warga di daerah penugasan tepat di Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya maka kami membeli hasil bumi untuk dikonsumsi di pos,” katanya.
Menurut dia, pendekatan yang dilakukan dengan warga dengan berbagai cara untuk menyatu dengan kondisi sosial di daerah penugasan sehingga dapat diterima dengan baik oleh penduduk setempat.
“Kami membeli hasil perkebunan warga atau penduduk asli di daerah penugasan yang berjualan di Pasar Tradisional Kabupaten Tiom, Kabupaten Lanny Jaya,” ujarnya.
Dia menjelaskan hal ini merupakan salah satu bagian dari program bimbingan teritorial atau Binter Satgas Pamtas Yonif 5111/DY.
“Dengan membeli hasil bumi warga lokal kita sudah membantu meringankan beban perekonomian mereka, karena salah satu mata pencarian penduduk di perbatasan ini yaitu dengan berdagang hasil bumi,” katanya.
Sementara itu salah pedagang di Pasar Tradisional Kabupaten Tiom Ibu Maria (45) mengatakan sering prajurit TNI dari Satgas Pamtas Yonif 511/DY berbelanja di pasar ini, mereka membeli sayuran sesuai kebutuhan untuk di Pos Tiom.
“Kami pedagang sangat senang karena mereka sangat ramah dan baik serta membantu perekonomian warga dengan membeli hasil perkebunan," ujarnya.
Tidak hanya di Pos Kotis, untuk Pos Satgas Pamtas Yonif 511/DY lainnya yang tersebar di sepanjang daerah Pegunungan Papua juga melakukan kegiatan serupa bertujuan untuk merebut hati dan pikiran masyarakat di wilayah penugasan.

