
PLN catat program BPBL di Papua capai 2.362 pelanggan pada 2025

Jayapura (ANTARA) - PT PLN (Persero) mencatat sebanyak 2.362 rumah tangga di Provinsi Papua telah merasakan manfaat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) pada 2025 di mana ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses listrik bagi masyarakat kurang mampu.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Diksi Erfani Umar di Jayapura, Selasa mengatakan, realisasi BPBL di Papua merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung pemerataan energi, khususnya di wilayah timur Indonesia.
“Program BPBL ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua dengan menghadirkan akses listrik yang aman dan andal. Listrik bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan,” katanya.
Menurut Diksi, berdasarkan rekap data usulan BPBL 2025 Provinsi Papua, penerima bantuan tersebar di delapan kabupaten/kota.
"Kabupaten Biak Numfor tercatat sebagai daerah dengan jumlah usulan tertinggi, yakni 748 rumah tangga, disusul Kabupaten Jayapura sebanyak 612 rumah tangga dan Kabupaten Keerom 249 rumah tangga," ujarnya.
Dia menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Yapen mengusulkan 149 rumah tangga, Kabupaten Sarmi 208 rumah tangga, Kabupaten Supiori 103 rumah tangga, serta Kabupaten Waropen 76 rumah tangga. Sementara itu, Kota Jayapura mengusulkan sebanyak 217 rumah tangga.
"Untuk wilayah Kota Jayapura, penerima BPBL tersebar di lima distrik, yakni Abepura sebanyak 34 rumah tangga, Heram 14 rumah tangga, Jayapura Selatan 52 rumah tangga, Jayapura Utara 98 rumah tangga, dan Muara Tami 19 rumah tangga," katanya lagi.
Sementara itu, Ketua Seruni Bidang IV, Sri Suparni Bahlil mengatakan bahwa dengan kolaborasi dari seluruh pihak, Seruni hadir untuk menyalurkan bantuan listrik kepada masyarakat di Papua khususnya pemasangan listrik gratis.
"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan bijaksana sehingga seluruh instalasi kelistrikan yang ada tidak lagi untuk disambung karena setiap rumah telah memiliki listriknya masing-masing," katanya.
Sementara itu Plt Sekda Kota Jayapura Muchlis Karim mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi dan terima atas bantuan listrik kepada masyarakat kota Jayapura.
"Kami mengingatkan kepada warga agar tidak melakukan sambung-sambungan listrik karena hal tersebut dapat menyebabkan korsleting dan kebakaran," katanya.
Sebelumnya, telah dilakukan pemberian Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) pada tiga rumah oleh PLN bersama ESDM dan Serunai di Kota Jayapura, Papua, Selasa (27/1).
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
