
Pemkab Jayawijaya perkuat SDM warga tentang kebencanaan

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan memperkuat sumber daya manusia atau SDM masyarakat setempat tentang kebencanaan untuk meningkatkan pengetahuan mereka dalam pencarian dan pertolongan.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere di Wamena, Selasa, mengatakan pemerintah daerah mendukung kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat di bidang pencarian dan pertolongan pada bencana banjir yang dilaksanakan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jayapura.
“Kegiatan tentang pencarian dan pertolongan dapat dilakukan kembali seperti halnya yang dilakukan tahun lalu yang dilakukan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jayapura untuk membuka wawasan masyarakat terkait musibah bencana alam,” katanya.
Dia mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan peserta berasal dari 328 kampung dan empat kelurahan di Kabupaten Jayawijaya dengan total kurang lebih 200 orang.
“Pelaksanaan kegiatan semacam ini sangat penting sehingga perlu dilaksanakan kembali sehingga wawasan masyarakat dapat meningkat bagaimana dan apa yang harus dilakukan saat bencana datang,” ujarnya.
Dia menjelaskan lokakarya pencarian dan pertolongan penting untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi, merespons, serta memulihkan diri dari dampak bencana.
“Kami harap masyarakat yang pernah mengikuti kegiatan ini memiliki kemampuan atau tanggap darurat terhadap musibah banjir, sehingga sedini mungkin saat terjadi banjir dalam menyelamatkan dirinya, keluarga bahkan orang lain,” katanya.
Dia menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan Basarnas serta pemangku kepentingan lainnya di Kabupaten Jayawijaya.
“Kami harap dengan semangat dan pengetahuan yang diperoleh, masyarakat dapat menjadi duta Kabupaten Jayawijaya yang akan menjadi pahlawan-pahlawan kemanusiaan di wilayah tempat tinggal masing-masing ketika terjadi bencana alam,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
