Logo Header Antaranews Papua

PLN proyeksikan beban puncak di Papua capai 337,2 MW pasca libur Lebaran 1447 H

Selasa, 24 Maret 2026 14:57 WIB
Image Print
Petugas PLN saat memastikan sistem kelistrikan pada konsumen rumah tangga di Papua berjalan aman, (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat telah memproyeksikan beban puncak kelistrikan di wilayah Papua saat momentum Lebaran 1447 Hijriah mencapai 337,2 megawatt (MW) dengan daya mampu pembangkit sebesar 538,2 MW.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, di Jayapura Selasa, mengatakan kondisi tersebut memberikan cadangan daya sekitar 201 MW yang cukup untuk memenuhi kebutuhan daya masyarakat saat momen libur lebaran.

"Untuk itu kami telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan keandalan pasokan listrik selama libur lebaran di wilayah kerja setempat," katanya.

Menurut Diksi, menghadapi libur Lebaran 1447 H pihaknya terus memperhatikan seluruh aspek mulai dari kesiapan sistem pembangkit, peralatan kerja, hingga keamanan dan prosedur operasional di lapangan.

"Oleh sebab itu langkah mitigasi juga kami lakukan guna meminimalkan potensi gangguan," ujarnya.

Dia menjelaskan upaya tersebut meliputi inspeksi penyulang di mana memastikan ketersediaan bahan bakar pembangkit, hingga penyisiran jaringan listrik serta pemangkasan dahan pohon yang berpotensi mengganggu distribusi listrik.

"Selain itu juga kami telah menyiapkan peran sistem outage management pada command center di mana apabila terdapat gangguan yang tidak dapat dihindari," katanya.

Dia menambahkan pihaknya bakal terus memastikan seluruh sistem kelistrikan disiagakan agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman tanpa gangguan pasokan listrik.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026