
Pemprov Papua Selatan perkuat program perlindungan anak

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan melaksanakan rapat koordinasi untuk memperkuat program perlindungan anak khususnya strategi pencegahan perkawinan anak di daerah ini.
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua Selatan Agustinus Joko Guritno dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Selasa, mengatakan bahwa baik orang tua maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bisa menjamin kelangsungan hidup keluarga dan anak-anak di masa mendatang.
"Selain orang tua dan ASN, diharapkan semua pihak dapat bergandengan tangan untuk melakukan pencegahan terhadap perkawinan anak di Papua Selatan," katanya.
Selain itu, pihaknya juga berharap semua pemangku kepentingan di daerah ini dapat bekerja sama mencegah kekerasan terhadap anak serta mencegah perceraian dalam rumah tangga
"Sebagai ASN juga harus bisa membimbing dan membina masyarakat kemudian memberikan pengertian dan pemahaman yang baik bagi warga," ujarnya.
Dia mengharapkan kegiatan rapat koordinasi tersebut dapat melahirkan rekomendasi kepada pemerintah daerah agar menyiapkan program dalam rangka pencegahan perkawinan anak.
Dalam kegiatan rapat koordinasi tersebut pihaknya juga meminta disampaikan aturan perundangan-undangan dalam kehidupan perkawinan atau izin yang diberikan pemerintah batasan usia perkawinan.
"Ini perlu disampaikan kepada masyarakat luas termasuk anak-anak supaya ke depan tidak ada lagi perkawinan anak di Papua Selatan," ujarnya.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
