Logo Header Antaranews Papua

Polres Jayawijaya sebut jalan penghubung tiga kabupaten Papua Pegunungan terputus

Selasa, 21 April 2026 12:34 WIB
Image Print
Anggota Polsek Bolakme Polres Jayawijaya telah berada di lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi tersebut supaya tidak ada aktivitas masyarakat yang dapat menyebabkan korban jiwa.ANTARA/HO-Humas Polres Jayawijaya.

Wamena (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Papua Pegunungan (Papeg) menyebut jalan penghubung tiga kabupaten di Papua Pegunungan dan Papua Tengah terputus akibat banjir yang melanda daerah itu.

Jalan penghubung tiga kabupaten yakni Jayawijaya, Tolikara Papua Pegunungan dan Puncak Jaya Papua Tengah yang berlokasi di Distrik Bolakme Kabupaten Jayawijaya terputus akibat banjir.

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara dalam keterangan tertulis di Wamena, Senin mengatakan Senin (20/4) 2026 pukul 02.30 WIT telah terjadi bencana banjir di Kampung Wagambak, Distrik Bolakme, akibat dari curah hujan yang tinggi sejak malam hari.

“Curah hujan yang lebat tersebut mengakibatkan terputusnya badan jalan sehingga tidak dapat di lalui oleh kendaraan roda dua, empat dan enam. Terputusnya jalan tersebut mengakibatkan transportasi dari Wamena, Tolikara dan Puncak Jaya menjadi terhambat,” katanya.

Menurut dia, dampak dari bencana banjir tersebut menghambat akses jalan untuk semua aktivitas masyarakat di daerah setempat.

“Informasi dari masyarakat setempat Enase Tabuni (35), bencana banjir yang terjadi di Kampung Wagambak, Distrik Bolakme tidak mengakibatkan adanya korban jiwa,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan tersebut dan bergerak cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara atau TKP.

“Personel Polsek Bolakme yang menerima laporan tersebut langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi bencana banjir dan melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya telah melakukan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di lokasi banjir sehingga menyebabkan jalan terputus serta melakukan pendataan, dampak dari bencana banjir tersebut.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026