
Pemprov Papua terapkan enam langkah kendalikan laju inflasi lewat stabilitas harga

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah kabupaten/kota di provinsi itu menerapkan enam langkah dalam pengendalian laju inflasi dengan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua Andry di Jayapura, Kamis, mengatakan langkah tersebut tertuang dalam surat edaran di mana langkah pertama yakni melaksanakan operasi pasar dan pasar murah secara berkala guna menjaga keterjangkauan harga bahan pokok oleh masyarakat.
"Lalu kedua, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar maupun distributor untuk memastikan ketersediaan pasokan serta mencegah terjadinya penimbunan barang," katanya.
Menurut Andry, ketiga memperkuat kerja sama antar daerah dan memastikan distribusi komoditas pangan strategis berjalan lancar.
"Keempat, menggalakkan gerakan menanam melalui pemanfaatan pekarangan rumah, kelompok tani, serta penguatan pangan lokal," ujarnya.
Dia menjelaskan kelima, mengoptimalkan realisasi belanja tidak terduga dan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk intervensi pengendalian inflasi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Sementara langkah keenam yakni melaksanakan rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara rutin serta menindaklanjuti hasil rapat secara berkelanjutan," katanya lagi.
Dia menambahkan Pemprov Papua berharap langkah tersebut dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah dinamika ekonomi nasional
"Oleh sebab itu kami yakin jika kerja bersama-sama antara kabupaten dan kota serta penerapan enam langkah pengendali stabilitas tersebut maka inflasi di Provinsi Papua dapat terus terjaga," ujarnya lagi.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
