Logo Header Antaranews Papua

Bom peninggalan PD II meledak di Biak lima warga meninggal

Selasa, 2 Juni 2026 13:07 WIB
Image Print
Rumah warga yang rusak berat setelah bom bekas peninggalan Perang Dunia II meledak di Biak , Minggu (31/5) hingga menyebabkan lima orang meninggal dan tiga orang belum ditemukan . (ANTARA/HO/Dokumentasi)

Jayapura (ANTARA) - Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengakui, bom bekas peninggalan Perang Dunia II, Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT meledak hingga menyebabkan lima warga meninggal dunia dan tiga orang hilang.

Insiden meledaknya bom bekas PD II di sekitar Komplek Perikanan Biak juga menyebabkan empat rumah rusak.

"Saat ini Polres Biak Numfor bersama Brimob Polda Papua, Kodim Biak Numfor, Satuan Polisi Pamongpraja dan Basarnas masih melakukan pencarian terhadap korban," kata Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan kepada ANTARA, Minggu malam.

Dihubungi dari Jayapura, Kapolres mengatakan, kelima jenazah korban sudah dievakuasi dan berada di RSUD Biak.

Lokasi juga sudah dipasang police line untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti masih adanya bom bekas PD II di sekitar TKP.

Pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan akan dilanjutkan Senin (1/6) mengingat saat ini air laut sedang pasang atau naik.

"Saat ini anggota masih berjaga di sekitar TKP," kata Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapolres: Bom peninggalan PD II meledak di Biak lima warga meninggal



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026