Ratusan umat Kristen Jayapura ikut ibadah Natal
Senin, 25 Desember 2017 16:32 WIB
Ibadah Natal di Kota Jayapura Suasana Ibadah Perayaan Natal di GKI Sion Dok VIII Jayapura, Papua, Senin (25/12)
Jayapura (Antaranews Papua) - Sebanyak 755 orang umat Kristen mengikuti ibadah Perayaan Natal 2017 di Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Klasis Jayapura Jemaat Sion Dok VIII, Senin.
Perayaan Natal 2017 tersebut mengambil tema "Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu" yang terambil dari Kitab Kolose 3:15a.
Pdt. C. Wartawani Pembawa Khotbah pada GKI Jemaat Sion Dok VIII di Jayapura, mengatakan dalam Lukas 2:1-20 menyebutkan manusia diharapkan saling berdamai.
"Allah mengintervensi manusia dalam skenario keselamatannya sehingga dibutuhkan hati yang bersedia untuk mendengar suara Tuhan," katanya.
Menurut Pendeta Wartawani, manusia perlu membuka diri agar Roh Kudus dapat mengubahkan hidup dan perilaku.
"Hanya dengan hati yang kudus maka manusia dapat menerima keselamatan yang Tuhan sediakan," ujarnya.
Dia menjelaskan Tuhan membutuhkan hati yang terbuka untuk menerima Dirinya sehingga damai sejahtera dapat tinggal dalam hidup manusia.
"Berita kelahiran Yesus bukanlah hal baru, karena Tuhan mengutus umatNya untuk menyampaikan kabar sukacita dan damai sejahtera," katanya lagi.
Dia menambahkan karena untuk itulah umat manusia dipanggil Allah untuk saling berdamailah satu dengan yang lain dan mengabarkan damai sejahtera. (*)
Perayaan Natal 2017 tersebut mengambil tema "Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu" yang terambil dari Kitab Kolose 3:15a.
Pdt. C. Wartawani Pembawa Khotbah pada GKI Jemaat Sion Dok VIII di Jayapura, mengatakan dalam Lukas 2:1-20 menyebutkan manusia diharapkan saling berdamai.
"Allah mengintervensi manusia dalam skenario keselamatannya sehingga dibutuhkan hati yang bersedia untuk mendengar suara Tuhan," katanya.
Menurut Pendeta Wartawani, manusia perlu membuka diri agar Roh Kudus dapat mengubahkan hidup dan perilaku.
"Hanya dengan hati yang kudus maka manusia dapat menerima keselamatan yang Tuhan sediakan," ujarnya.
Dia menjelaskan Tuhan membutuhkan hati yang terbuka untuk menerima Dirinya sehingga damai sejahtera dapat tinggal dalam hidup manusia.
"Berita kelahiran Yesus bukanlah hal baru, karena Tuhan mengutus umatNya untuk menyampaikan kabar sukacita dan damai sejahtera," katanya lagi.
Dia menambahkan karena untuk itulah umat manusia dipanggil Allah untuk saling berdamailah satu dengan yang lain dan mengabarkan damai sejahtera. (*)
Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Fakhiri ajak umat Muslim di Papua terus jaga toleransi saat Lebaran
21 March 2026 20:12 WIB
Kodim 1702 pastikan kerukunan umat beragama terbina baik di Mamberamo Tengah
19 December 2025 16:53 WIB
Gubernur Papua Fakhiri minta Dewan Masjid tingkatkan peranan pemberdayaan umat
25 November 2025 2:04 WIB
Gubernur Papua Pegunungan Tabo rayakan Hari Raya Galungan bersama umat Hindu Jayawijaya
19 November 2025 13:13 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Komite Eksekutif sebut "Community Gateway" jadi kemajuan internet Papua Pegunungan
09 May 2026 19:43 WIB