KM Segar Wangi alami kerusakan mesin di perairan Sarmi
Selasa, 12 November 2019 15:58 WIB
Tim SAR , Selasa (12/11) melakukan pencaharian terhadap KM Segar Wangi yang dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan Sarmi, Senin malam (11/11). (ANTARA/HO/SAR Jayapura)
Jayapura (ANTARA) - KM Segar Wangi milik CV.Mandiri Papua dilaporkan mengalami kerusakan mesin di sekitar perairan Sarmi, saat menuju ke Teba, Kabupaten Mamberamo Raya.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) Jayapura Putu Arga di Jayapura, Selasa, mengakui adanya laporan tentang kerusakan mesin k noapal yang mengangkut delapan ABK termasuk nahkoda kapal.
"Memang ada laporan tentang kapal yang mengalami kerusakan mesin sehingga terombang ambing di perairan Sarmi sejak Senin (11/11) sekitar pukul 17.30 WIT," ujarnya.
Ia mengatakan KM Segar Wangi yang dinahkodai Ahmadi dari Jayapura menuju Teba namun saat berada di sekitar utara Kabupaten Sarmi, kapal tersebut mengalami kerusakan mesin hingga terombang ambing di laut.
Ia mengaku mendapat informasi tentang musibah tersebut dilaporkan Mustakin, pemilik KM Segar Wangi.
"SAR mendapat informasi adanya kapal yang mengalami kerusakan mesin di Laut utara Kabupaten Sarmi, Senin sekitar pukul 19.16 WIT," kata Putu Arga.
Menurut dia, KM Segar Wangi berangkat dari dermaga Porasko, Jayapura, Jumat (8/11) sekitar pukul 23.00 WIT.
Komandan Pos SAR Sarmi bersama anggotanya sudah bergerak ke titik koordinat terakhir yang dikirim nahkoda KM Segar Wangi.
"Hingga kini belum ada laporan tentang hasil pencaharian yang dilakukan tim SAR dari Pos Sarmi. Kapal yang terbuat dari kayu membawa muatan 100 ton bahan material, dijadwalkan tiba di Teba, Kabupaten Mamberamo, Senin (11/11)," kata Putu Arga.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) Jayapura Putu Arga di Jayapura, Selasa, mengakui adanya laporan tentang kerusakan mesin k noapal yang mengangkut delapan ABK termasuk nahkoda kapal.
"Memang ada laporan tentang kapal yang mengalami kerusakan mesin sehingga terombang ambing di perairan Sarmi sejak Senin (11/11) sekitar pukul 17.30 WIT," ujarnya.
Ia mengatakan KM Segar Wangi yang dinahkodai Ahmadi dari Jayapura menuju Teba namun saat berada di sekitar utara Kabupaten Sarmi, kapal tersebut mengalami kerusakan mesin hingga terombang ambing di laut.
Ia mengaku mendapat informasi tentang musibah tersebut dilaporkan Mustakin, pemilik KM Segar Wangi.
"SAR mendapat informasi adanya kapal yang mengalami kerusakan mesin di Laut utara Kabupaten Sarmi, Senin sekitar pukul 19.16 WIT," kata Putu Arga.
Menurut dia, KM Segar Wangi berangkat dari dermaga Porasko, Jayapura, Jumat (8/11) sekitar pukul 23.00 WIT.
Komandan Pos SAR Sarmi bersama anggotanya sudah bergerak ke titik koordinat terakhir yang dikirim nahkoda KM Segar Wangi.
"Hingga kini belum ada laporan tentang hasil pencaharian yang dilakukan tim SAR dari Pos Sarmi. Kapal yang terbuat dari kayu membawa muatan 100 ton bahan material, dijadwalkan tiba di Teba, Kabupaten Mamberamo, Senin (11/11)," kata Putu Arga.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nelayan Kalamo Samber-Binyeri Biak kirim 15,8 ton ikan segar ke Pulau Jawa
27 January 2025 12:57 WIB, 2025
Pemkab Biak siap suplai kebutuhan ikan segar warga di Pegunungan Papua
20 January 2025 12:12 WIB, 2025
Dinas Perikanan Papua izinkan enam kapal ikan beroperasi di perairan Biak
27 May 2024 1:14 WIB, 2024
Pemkab Biak siapkan ekspor langsung 20 ton ikan tuna segar ke Jepang
05 February 2024 19:53 WIB, 2024
Potensi ikan tuna segar di Biak datangkan devisa negara Rp17 triliun
02 December 2023 18:13 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB