Bupati Jayapura resmikan kapal wisata "Foi Moi"
Rabu, 18 Desember 2019 20:02 WIB
Suasana Bupati Jayapura Mathius Awaitouw menggunting pita pertanda peresmian Kapal Wisata "Foi Moi" di Khalkota Sentani, Kabupaten Jayapura (ANTARA/Musa Abubar)
Sentani, Jayapura (ANTARA) - Bupati Jayapura Mathius Awaitouw meresmikan kapal wisata yang diberi nama "Foi Moi" yang merupakan salam dalam bahasa daerah Sentani, sehingga sesuai dengan misinya berlayar mengitari danau Sentani menyinggahi sejumlah kampung atau desa yang ada di kabupaten tersebut.
Peresmian Kapal Foi Moi itu berlangsung di Dermaga Khalkote, Distrik Sentani Timur, Rabu.
Kapal tersebut dibangun oleh PT Royal Advanced Fiber selaku kontraktor yang menyelesaikan kapal sepanjang 20 meter itu.
Direktur Teknik PT Royal Advanced Fiber, Ken mengatakan kapal wisata yang dirancang dengan panjang 20 meter dan lebar lima meter itu memiliki fasilitas yang cukup lengkap dan cocok untuk dijadikan kapal wisata.
Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menjelaskan kapal ini merupakan terobosan baru, seperti di beberapa tempat di Papua baru pertama kali di Kabupaten Jayapura.
Bupati Mathius berharap kehadiran kapal ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat kampung disekitar Danau Sentani. Selain itu, diharapkan dapat menarik perhatian beragam pihak yang mau berinvestasi di bidang pariwisata di Kabupaten Jayapura.
"Dengan mengunakan teknologi dan yang dikerjakan di pingiran Danau Sentani, kita berharap dapat memberikan semangat baru untuk semua pihak dari investor di bidang pariwisata terutama kepada masyarakat di sekitar kawasan danau tersebut," katanya.
Menurut dia, masyarakat harus tersentuh kehadiran kapal ini, Masyarakat harus memanfaatkan fasilitas kapal wisata itu.
"Kami akan membuat regulasi terkait pengoperasian kapal ini tapi proteksi bagi masyarakat yang memanfaatkan kapal. Ini tantangan tersendiri bagi OPD yang bersangkutan," ujarnya.
Dia menyebutkan Pemkab Jayapura akan membuat Perda untuk dapat memproteksi, terutama pengoperasian di kapal foi moi. Salah satu yang nantinya akan diatur diatas kapal ini yakni tidak ada yang membawa makanan dari luar.
Pengelola kapal diharapkan menyediakan makanan di kapal, makanan yang disiapkan harus dari kampung-kampung yang ada di sekitar danau Sentani.
"Tidak boleh ada yang membawa makanan dari luar kapal, nantinya di kapal ada yang di suplai makanan dari berbagai kampung di danau Sentani, jadi nanti di diskusikan," ujarnya.
"Dengan begitu, agar supaya orang yang ingin masuk berwisata di danau ini, menikmati suasanan danau secara utuh, baik alam maupun kulinernya," tambah dia.
Peresmian Kapal Foi Moi itu berlangsung di Dermaga Khalkote, Distrik Sentani Timur, Rabu.
Kapal tersebut dibangun oleh PT Royal Advanced Fiber selaku kontraktor yang menyelesaikan kapal sepanjang 20 meter itu.
Direktur Teknik PT Royal Advanced Fiber, Ken mengatakan kapal wisata yang dirancang dengan panjang 20 meter dan lebar lima meter itu memiliki fasilitas yang cukup lengkap dan cocok untuk dijadikan kapal wisata.
Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menjelaskan kapal ini merupakan terobosan baru, seperti di beberapa tempat di Papua baru pertama kali di Kabupaten Jayapura.
Bupati Mathius berharap kehadiran kapal ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat kampung disekitar Danau Sentani. Selain itu, diharapkan dapat menarik perhatian beragam pihak yang mau berinvestasi di bidang pariwisata di Kabupaten Jayapura.
"Dengan mengunakan teknologi dan yang dikerjakan di pingiran Danau Sentani, kita berharap dapat memberikan semangat baru untuk semua pihak dari investor di bidang pariwisata terutama kepada masyarakat di sekitar kawasan danau tersebut," katanya.
Menurut dia, masyarakat harus tersentuh kehadiran kapal ini, Masyarakat harus memanfaatkan fasilitas kapal wisata itu.
"Kami akan membuat regulasi terkait pengoperasian kapal ini tapi proteksi bagi masyarakat yang memanfaatkan kapal. Ini tantangan tersendiri bagi OPD yang bersangkutan," ujarnya.
Dia menyebutkan Pemkab Jayapura akan membuat Perda untuk dapat memproteksi, terutama pengoperasian di kapal foi moi. Salah satu yang nantinya akan diatur diatas kapal ini yakni tidak ada yang membawa makanan dari luar.
Pengelola kapal diharapkan menyediakan makanan di kapal, makanan yang disiapkan harus dari kampung-kampung yang ada di sekitar danau Sentani.
"Tidak boleh ada yang membawa makanan dari luar kapal, nantinya di kapal ada yang di suplai makanan dari berbagai kampung di danau Sentani, jadi nanti di diskusikan," ujarnya.
"Dengan begitu, agar supaya orang yang ingin masuk berwisata di danau ini, menikmati suasanan danau secara utuh, baik alam maupun kulinernya," tambah dia.
Pewarta : Musa Abubar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Jayapura pastikan pelaksanaan Festival Danau Sentani pada Agustus 2026
28 January 2026 6:23 WIB
Badan Karantina Papua gagalkan pengiriman Kadal Gecko di Bandara Sentani Jayapura
27 December 2025 15:43 WIB
Pemkab Jayapura: pembangunan batalyon 481 Kopasgat perkuat keamanan wilayah
05 December 2025 14:01 WIB
Pemkab Jayapura tertibkan pedagang demi pulihkan aktivitas pasar Phara Sentani
04 December 2025 0:02 WIB
Bupati Jayapura Yunus Wonda ingatkan siswa agar fokus belajar dan jauhi narkoba
03 December 2025 7:24 WIB