Jakarta (ANTARA) - Kemampuan olah bola beberapa pemain seleksi tim nasional U-19 Indonesia mengejutkan para pelatih, kata asisten pelatih timnas U-19 Indonesia Nova Arianto.

“Beberapa muka baru ada yang mengejutkan,” ujar Nova kepada Antara ketika dihubungi dari Jakarta, Kamis.

Wajah baru yang dimaksud Nova adalah mereka yang belum pernah memperkuat tim nasional.
 

Hal itu pun membuat manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-Yong senang.

Shin, kata Nova, merasa puas para pemain seleksi dapat menunjukkan kualitas mereka yang sesungguhnya sampai hari keempat penyaringan tim, Kamis (16/1).

“Pelatih Shin cukup senang karena dari hari pertama sampai keempat para pemain menunjukkan perkembangan yang bagus baik secara tim maupun individu,” tutur Nova.
 

Seleksi tim nasional U-19 Indonesia, yang pada tahun 2020 akan berlaga di Piala AFF U-19 dan Piala Asia U-19, sudah memasuki hari keempat sejak digelar mulai Senin (13/1) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat. Kegiatan ini akan berakhir pada Jumat (17/1).

Sebanyak 54 pemain yang mengikuti kegiatan tersebut mencicipi beragam menu uji kemampuan, terutama melalui pertandingan-pertandingan internal.
 

Seleksi di Wibawa Mukti diawasi langsung oleh manajer pelatih Shin Tae-Yong bersama pelatih timnas U-19 Gong Oh-Kyun serta asistennya Nova Arianto. Asisten pelatih tim nasional senior Indra Sjafri juga terlibat dalam penyaringan pemain tersebut.

Dari 54 pemain, akan dipilih 30 nama terbaik yang selanjutnya mengikuti TC di Thailand. Mereka dijadwalkan berangkat ke Negeri Gajah Putih pada 20 Januari 2020.

Nova Arianto menegaskan bahwa 30 pemain terbaik itu belum termasuk enam pemain Garuda Select yang masih berada di Italia, yakni Risky Muhammad, Brylian Aldama, David Maulana, Muhammad Fajar Fatur, Amiruddin Bagus dan Andre Oktaviansyah.

“Pemain Garuda Select tetap akan diseleksi oleh pelatih Shin. Namun, saya belum mengetahui kapan dia akan ke Italia. Atau mungkin bisa saja anak-anak Garuda Select dipanggil untuk sesi selanjutnya,” kata Nova.


Pewarta : Michael Siahaan
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024