Sekretaris Kabinet Pramono Anung: Mas Didi Kempot, selamat jalan
Selasa, 5 Mei 2020 11:14 WIB
Didi Kempot saat ditemui dalam jumpa pers Konangan Concert di Jakarta, Jumat (20/9/2019). ANTARA/Yogi Rachman/pri.
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan kehilangan yang mendalam atas berpulangnya maestro campursari legendaris Didi Kempot dengan menuliskan ucapan selamat jalan di akun media sosialnya.
“Mas Didi Kempot, selamat jalan...” tulis Pramono Anung, beberapa menit setelah kabar meninggalnya seniman asal Surakarta itu beredar, Selasa.
Ia juga menyesalkan rencana untuk bertelepon dengan sang maestro yang belum sempat terwujud.
Pramono menuliskan bahwa ia dan Didi Kempot sempat merencanakan untuk saling bertelepon beberapa waktu lalu.
“Pembicaraan kita bertiga hari Sabtu kemarin via telepon dengan Mas Kanang, Bupati Ngawi, tidak dapat kita wujudkan,” tulis Pramono.
Ia tampak sangat kehilangan dengan berpulangnya Didi Kempot yang sangat mendadak sehingga mengejutkan semua pihak.
“Selamat jalan Maestro, Penghibur, dan Penyemangat, semoga karyamu tetap abadi. Sugeng tindak, Mas,” sebutnya.
Pramono juga menuliskan tanda pagar “sobatambyar, #innalilahiwainnailaihirojiun, #dukaku, dan #doaku.
Didi Kempot meninggal dunia pada usia 53 tahun di RS Kasih Ibu Solo pada Selasa (5/5) pukul 07.30 WIB diduga karena serangan jantung.
“Mas Didi Kempot, selamat jalan...” tulis Pramono Anung, beberapa menit setelah kabar meninggalnya seniman asal Surakarta itu beredar, Selasa.
Ia juga menyesalkan rencana untuk bertelepon dengan sang maestro yang belum sempat terwujud.
Pramono menuliskan bahwa ia dan Didi Kempot sempat merencanakan untuk saling bertelepon beberapa waktu lalu.
“Pembicaraan kita bertiga hari Sabtu kemarin via telepon dengan Mas Kanang, Bupati Ngawi, tidak dapat kita wujudkan,” tulis Pramono.
Ia tampak sangat kehilangan dengan berpulangnya Didi Kempot yang sangat mendadak sehingga mengejutkan semua pihak.
“Selamat jalan Maestro, Penghibur, dan Penyemangat, semoga karyamu tetap abadi. Sugeng tindak, Mas,” sebutnya.
Pramono juga menuliskan tanda pagar “sobatambyar, #innalilahiwainnailaihirojiun, #dukaku, dan #doaku.
Didi Kempot meninggal dunia pada usia 53 tahun di RS Kasih Ibu Solo pada Selasa (5/5) pukul 07.30 WIB diduga karena serangan jantung.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gus Ipul terkenang musisi Didi Kempot ubah "Banyu Langit" jadi "Pintu Langit"
07 May 2020 12:05 WIB, 2020
Pemkab Ngawi minta Sobat Ambyar terapkan protokol kesehatan saat layat musisi Didi Kempot
05 May 2020 14:56 WIB, 2020
Presiden Jokowi: Kepergian Didi Kempot jadi duka cita seluruh Sobat Ambyar
05 May 2020 14:09 WIB, 2020
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Menteri Pigai ingatkan kesadaran HAM harus dibangun masif dari kampus Papua
20 January 2026 4:47 WIB