Rektor Unhas: Sulsel unik, Wali Kota dan Gubernurnya adalah guru besar
Kamis, 10 September 2020 16:20 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah menghadiri Dies Natalis Unhas di Makassar, Kamis, (10/9/2020). ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel
Makassar (ANTARA) - Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu MA mengatakan Sulawesi Selatan merupakan daerah unik karena Wali Kota dan Gubernurnya seorang guru besar.
Rektor Prof Dwia mengatakan itu pada acara Dies Natalies ke-64 Universitas Hasanuddin di Baruga AP Pettarani, Kamis, dan dihadiri Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah dan Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin yang merupakan guru besar di kampus merah ini.
"Ini Sulsel cukup unik Bapak dan Ibu. Wali Kota Makassar dan Gubernur provinsinya, dua-duanya adalah guru besar. Semoga ini menjadi indikator bahwa Sulsel akan dikelola lebih cerdas dan lebih smart," ucapnya.
Nurdin Abdullah merupakan Guru Besar Fakultas Kehutanan, dan Rudy Djamaluddin merupakan Guru Besar Fakultas Teknik Unhas.
Prof Dwia dalam sambutannya menyampaikan, saat ini terdapat 37 dosen lainnya yang memiliki jabatan di luar Unhas.
"Hingga saat ini tercatat ada 39 dosen Unhas yang kami berikan memangku jabatan di luar Unhas. Dua diantaranya adalah, Bapak Gubernur Provinsi Sulsel dan hadir saat ini juga Bapak (Pj) Wali Kota Makassar," katanya.
Menurut dia, hal ini sekaligus sebagai tanggung jawab sosial Unhas kepada masyarakat. Dosen diperbantukan pada lembaga kementerian dan non kementerian.
"Dosen-dosen ini menduduki jabatan eselon satu, eselon dua di kementerian atau sebagai pimpinan perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta," ujarnya.*
Rektor Prof Dwia mengatakan itu pada acara Dies Natalies ke-64 Universitas Hasanuddin di Baruga AP Pettarani, Kamis, dan dihadiri Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah dan Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin yang merupakan guru besar di kampus merah ini.
"Ini Sulsel cukup unik Bapak dan Ibu. Wali Kota Makassar dan Gubernur provinsinya, dua-duanya adalah guru besar. Semoga ini menjadi indikator bahwa Sulsel akan dikelola lebih cerdas dan lebih smart," ucapnya.
Nurdin Abdullah merupakan Guru Besar Fakultas Kehutanan, dan Rudy Djamaluddin merupakan Guru Besar Fakultas Teknik Unhas.
Prof Dwia dalam sambutannya menyampaikan, saat ini terdapat 37 dosen lainnya yang memiliki jabatan di luar Unhas.
"Hingga saat ini tercatat ada 39 dosen Unhas yang kami berikan memangku jabatan di luar Unhas. Dua diantaranya adalah, Bapak Gubernur Provinsi Sulsel dan hadir saat ini juga Bapak (Pj) Wali Kota Makassar," katanya.
Menurut dia, hal ini sekaligus sebagai tanggung jawab sosial Unhas kepada masyarakat. Dosen diperbantukan pada lembaga kementerian dan non kementerian.
"Dosen-dosen ini menduduki jabatan eselon satu, eselon dua di kementerian atau sebagai pimpinan perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta," ujarnya.*
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Jayapura kerja sama dengan Unhas optimalkan potensi bidang pertanian
09 September 2025 13:58 WIB
Tim forensik Universitas Hasanuddin Makassar otopsi jenazah Pdt Zanambani
05 June 2021 10:54 WIB, 2021
Pengamat Unhas: Penangkapan KPK ganggu peluang Nurdin Abdullah di pilgub
27 February 2021 14:17 WIB, 2021
Polda Papua: Autopsi Pendeta Yeremia libatkan tim forensik Unhas Makassar
26 February 2021 17:16 WIB, 2021
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB