Wamena, Papua (ANTARA) - Tim COVID-19 Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua masih mencari sopir dan pihak keluarga dari salah satu anggota DPRD setempat yang positif terpapar virus corona jenis baru penyebab COVID-19.

Ketua Tim COVID-19 Kabupaten Jayawijaya Jhon Richard Banua di Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Kamis, mengatakan, dikhawatirkan sopir yang mengantar anggota DPRD itu juga tertular positif COVID-19.

"Setelah kita lakukan tes cepat, tiga anggota DPRD reaktif dan satu positif, jadi kita sudah isolasi. Tiga yang lain kembali ke Jayapura. Yang ada di sini mungkin keluarganya dari satu pasien positif, itu juga kita cari, termasuk sopir," katanya.

Jhon Banua mengatakan angka COVID-19 di Jayawijaya mencapai 28 orang per 7 Oktober 2020.

Ia memastikan pencarian terhadap pasien COVID-19 yang sebelumnya dipusatkan di ibu kota kabupaten, kini mulai dilakukan ke distrik-distrik sebab dari 28 pasien yang diisolasi, ada yang melakukan kontak dengan masyarakat di distrik.

"Kita cari juga sampai ke distrik karena pasien (dari 28 orang) juga pernah melakukan kontak dengan beberapa orang di distrik. Kita lihat di foto-foto, kalau ada yang kontak langsung dengan pasien, kita langsung cari," katanya.

Dalam sehari tim COVID-19 Jayawijaya melakukan tes usap terhadap 50 orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien-pasien. Dari keseluruhan pasien yang dirawat, ada anak bayi dua bulan maupun anak sembilan tahun.

"Tetapi Puji Tuhan, sampai hari ini tidak ada yang meninggal. Dan kita terus mengambil langkah penanganan cepat biar tidak berdampak buruk," demikian Jhon Richard Banua.

 

Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024