Pasangan Hary/Leani kantongi kemenangan pertama Grup A Paralimpiade Tokyo
Rabu, 1 September 2021 18:57 WIB
Atlet para bulu tangkis Indonesia Leani Ratri Oktila. ANTARA/paralympic.org
Jakarta (ANTARA) - Pasangan Hary Susanto/Leani Ratri Oktila mengamankan kemenangan pertama di fase penyisihan Grup A ganda campuran SL3-SU5 parabadminton Paralimpiade Tokyo 2020 pada laga yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Tokyo, Rabu.
Ganda campuran SL3-SU5 peringkat satu dunia itu menang mudah atas wakil tuan rumah Daisuke Fujihara/Akiko Sugino dengan dua gim langsung 21-12, 21-11 hanya dalam 31 menit, berdasarkan catatan resmi Paralimpiade Tokyo 2020.
Sebagai unggulan teratas, Hary/Leani menampilkan permainan yang mendominasi lawannya di lapangan.
Kekompakan Hary/Leany dalam membangun serangan dan pertahanan yang solid mendorong Indonesia mampu menambah angka dengan mudah. Pada gim pertama, Hary/Leani mengirimkan serangan beruntun untuk menciptakan celah angka yang besar.
Ganda campuran peringkat 12 asal Jepang itu hanya bisa menambah angka satu per satu, sementara Hary/Leani bahkan sanggup mencetak angka hingga empat berturut-turut dalam beberapa kesempatan.
Memasuki gim kedua, permainan Fujihara/Sugino semakin mengendor. Bahkan Fujihara, atlet yang dibantu satu kaki buatan, sempat dua kali terjatuh demi menghalau pukulan namun berujung kegagalan.
Poin penentu kemenangan Indonesia diciptakan Ratri, sapaan akrab Leani, saat skor 20-11 di gim kedua. Fujihara, yang melepaskan smash, bisa dihalau Ratri yang kemudian membalas dengan melakukan pengembalikan ke arah Sugino.
Pukulan datar yang dilepaskan Ratri ke bagian badan tak bisa diredam Sugino, dan sekaligus memastikan kemenangan solid dua gim langsung serta angka pertama bagi Indonesia di ganda campuran SL3-SU5.
Indonesia berada di grup A bersama dengan Jepang dan Jerman. Pada laga kedua hari Kamis (2/9), Hary/Leani akan bertemu ganda campuran peringkat empat dunia asal Jerman, yaitu Jan Niklas Pott/Katrin Seibert.
Ganda campuran SL3-SU5 peringkat satu dunia itu menang mudah atas wakil tuan rumah Daisuke Fujihara/Akiko Sugino dengan dua gim langsung 21-12, 21-11 hanya dalam 31 menit, berdasarkan catatan resmi Paralimpiade Tokyo 2020.
Sebagai unggulan teratas, Hary/Leani menampilkan permainan yang mendominasi lawannya di lapangan.
Kekompakan Hary/Leany dalam membangun serangan dan pertahanan yang solid mendorong Indonesia mampu menambah angka dengan mudah. Pada gim pertama, Hary/Leani mengirimkan serangan beruntun untuk menciptakan celah angka yang besar.
Ganda campuran peringkat 12 asal Jepang itu hanya bisa menambah angka satu per satu, sementara Hary/Leani bahkan sanggup mencetak angka hingga empat berturut-turut dalam beberapa kesempatan.
Memasuki gim kedua, permainan Fujihara/Sugino semakin mengendor. Bahkan Fujihara, atlet yang dibantu satu kaki buatan, sempat dua kali terjatuh demi menghalau pukulan namun berujung kegagalan.
Poin penentu kemenangan Indonesia diciptakan Ratri, sapaan akrab Leani, saat skor 20-11 di gim kedua. Fujihara, yang melepaskan smash, bisa dihalau Ratri yang kemudian membalas dengan melakukan pengembalikan ke arah Sugino.
Pukulan datar yang dilepaskan Ratri ke bagian badan tak bisa diredam Sugino, dan sekaligus memastikan kemenangan solid dua gim langsung serta angka pertama bagi Indonesia di ganda campuran SL3-SU5.
Indonesia berada di grup A bersama dengan Jepang dan Jerman. Pada laga kedua hari Kamis (2/9), Hary/Leani akan bertemu ganda campuran peringkat empat dunia asal Jerman, yaitu Jan Niklas Pott/Katrin Seibert.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disparbudpora Mimika gelar turnamen bulu tangkis guna jaring atlet
27 September 2023 20:24 WIB, 2023
BNI berterima kasih telah dilibatkan dalam pengembangan olahraga bulu tangkis
09 February 2023 20:57 WIB, 2023
BNI berkomitmen dukung penuh peningkatan prestasi bulu tangkis Indonesia
30 January 2023 14:36 WIB, 2023
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Komisi IV DPR Papua Pegunungan minta pemda bangun sarana olahraga di Jayawijaya
17 April 2026 8:47 WIB
Pemprov jadikan Liga 4 Gubernur Papua Selatan ajang pencarian bibit unggul pesepak bola
24 February 2026 8:14 WIB