Pemkab Jayawijaya imbau warga untuk mengisi e-HAC
Minggu, 6 Maret 2022 3:30 WIB
Kadinkes Jayawijaya dokter Willy Mambieuw. (ANTARA/Marius Frisson Yewun)
Jayawijaya, Papua (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua mengimbau warganya yang memiliki telepon genggam mengunduh dan mengisi aplikasi "electronik Health Alert Card" (e-HAC), terutama bagi mereka yang hendak melakukan perjalanan keluar kota pada masa COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya dokter Willy Mambieuw ketika dihubungi di Wamena, Jayawijaya, Sabtu, mengatakan selama ini aturan ini sudah diterapkan untuk warga yang hendak keluar atau masuk Jayawijaya.
"Masyarakat itu wajib mengisi aplikasi itu sebab saat kita masuk Bandara Wamena itu kan teman-teman kesehatan bandara sudah lihat kita punya hasil yang kita periksa dari Jayapura (bandara asal), kemudian dengan yang foto ketika sudah masuk di peduli lindungi. Itu kan pada saat kita upload data di situ kan semua langsung muncul. Jadi teman-teman di bandara cuma tinggal melihat hasil yang kita periksa di bandara asal," katanya.
Willy memastikan pengisian e-HAC bagi calon penumpang pemilik telepon genggam dan penunjukan bukti pemeriksaan bagi yang tidak memiliki telepon genggam, merupakan upaya pencegahan masuknya COVID-19 dari luar kabupaten ini.
Ia menjelaskan bahwa setiap penumpang yang datang dari luar Jayawijaya melalui Bandara Wamena menjalani dua kali penyaringan COVID-19.
"Ini bermanfaat sekali karena setelah screening pertama di bandara asal, terus discreening lagi di tempat tujuan. Jadi misalnya kita sudah periksa dari Jayapura, bahwa hasilnya positif berarti tidak bisa naik pesawat," katanya.
Kadinkes memastikan penyaringan kedua yang dilakukan di Bandara Wamena sangat mencegah pasien positif COVID-19 lolos dari pemeriksaan seperti beberapa kasus yang pernah terjadi.
Sebelumnya ditemukan pasien positif COVID-19 tidak terdeteksi di bandara asal, namun terdeteksi setelah menjalani pemeriksaan wajib di Bandara Wamena.
e-HAC merupakan kartu kewaspadaan kesehatan elektronik yang ditujukan pada semua pelaku perjalanan domestik dan internasional selama pandemi COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya dokter Willy Mambieuw ketika dihubungi di Wamena, Jayawijaya, Sabtu, mengatakan selama ini aturan ini sudah diterapkan untuk warga yang hendak keluar atau masuk Jayawijaya.
"Masyarakat itu wajib mengisi aplikasi itu sebab saat kita masuk Bandara Wamena itu kan teman-teman kesehatan bandara sudah lihat kita punya hasil yang kita periksa dari Jayapura (bandara asal), kemudian dengan yang foto ketika sudah masuk di peduli lindungi. Itu kan pada saat kita upload data di situ kan semua langsung muncul. Jadi teman-teman di bandara cuma tinggal melihat hasil yang kita periksa di bandara asal," katanya.
Willy memastikan pengisian e-HAC bagi calon penumpang pemilik telepon genggam dan penunjukan bukti pemeriksaan bagi yang tidak memiliki telepon genggam, merupakan upaya pencegahan masuknya COVID-19 dari luar kabupaten ini.
Ia menjelaskan bahwa setiap penumpang yang datang dari luar Jayawijaya melalui Bandara Wamena menjalani dua kali penyaringan COVID-19.
"Ini bermanfaat sekali karena setelah screening pertama di bandara asal, terus discreening lagi di tempat tujuan. Jadi misalnya kita sudah periksa dari Jayapura, bahwa hasilnya positif berarti tidak bisa naik pesawat," katanya.
Kadinkes memastikan penyaringan kedua yang dilakukan di Bandara Wamena sangat mencegah pasien positif COVID-19 lolos dari pemeriksaan seperti beberapa kasus yang pernah terjadi.
Sebelumnya ditemukan pasien positif COVID-19 tidak terdeteksi di bandara asal, namun terdeteksi setelah menjalani pemeriksaan wajib di Bandara Wamena.
e-HAC merupakan kartu kewaspadaan kesehatan elektronik yang ditujukan pada semua pelaku perjalanan domestik dan internasional selama pandemi COVID-19.
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papeg mendorong penerapan e-katalog dalam pengadaan barang dan jasa
19 December 2025 3:57 WIB
Pemkab Biak Numfor bangun fasilitas air bersih penuhi kebutuhan warga kampung
06 October 2025 14:12 WIB
Pemprov Papua terapkan e-katalog versi 6 untuk transparansi pengadaan barang
22 September 2025 16:21 WIB
Pertamina Papua Maluku gelar Turnamen Mobile Legend meriahkan HUT Ke-18 Kota Tual
11 July 2025 8:19 WIB