Kematian akibat COVID-19 di Mimika bertambah jadi 9 orang
Selasa, 8 Maret 2022 0:56 WIB
Direktur RSUD Mimika dr Antonius Pasulu (ANTARA/Evarianus Supar)
Timika, Papua (ANTARA) - Kasus kematian pasien COVID-19 setelah menjalani perawatan di RSUD Mimika, Papua selama periode Februari hingga awal Maret ini bertambah menjadi sembilan orang.
Direktur RSUD Mimika dr Antonius Pasulu di Timika, Minggu, mengatakan pasien terakhir yang meninggal dengan COVID-19 pada Sabtu (5/3) pagi merupakan orang dengan usia lanjut, berusia 73 tahun, berjenis kelamin laki-laki.
"Rata-rata pasien dengan COVID-19 yang meninggal memiliki penyakit penyerta," ujar Antonius.
Saat ini RSUD Mimika masih merawat 18 pasien COVID-19, selain itu terdapat beberapa pasien yang masih menunggu hasil pemeriksaan PCR yang juga masih dirawat.
Sejauh ini pihak RSUD Mimika belum bisa memastikan apakah para pasien COVID-19 yang sedang dirawat itu terpapar varian baru omicron atau varian delta.
Beberapa waktu lalu RSUD Mimika telah mengirim beberapa sampel usap tenggorokan dan hidung dari para pasien COVID-19 yang dirawat ke Jayapura.
"Sampai sekarang belum ada hasil dari Jayapura karena masih menunggu pengiriman reagen dari Jakarta. Sedangkan untuk varian delta yang dikirim sampelnya sejak tahun lalu, hasilnya baru saja keluar dan semuanya 100 persen merupakan varian delta," jelas Antonius.
Sejak Januari hingga 4 Maret 2022, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang diperiksa mesin PCR RSUD Mimika sebanyak 538 orang.
Dari jumlah itu, 90 orang harus menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Mimika, sementara sisanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan oleh petugas medis RSUD Mimika.
Meski tren kasus COVID-19 di Mimika kini cenderung menurun, Antonius berpesan agar warga setempat tetap waspada dengan mematuhi dan menegakkan protokol kesehatan serta melakukan vaksinasi lengkap baik dosis pertama, dosis kedua maupun dosis penguat (booster).
Direktur RSUD Mimika dr Antonius Pasulu di Timika, Minggu, mengatakan pasien terakhir yang meninggal dengan COVID-19 pada Sabtu (5/3) pagi merupakan orang dengan usia lanjut, berusia 73 tahun, berjenis kelamin laki-laki.
"Rata-rata pasien dengan COVID-19 yang meninggal memiliki penyakit penyerta," ujar Antonius.
Saat ini RSUD Mimika masih merawat 18 pasien COVID-19, selain itu terdapat beberapa pasien yang masih menunggu hasil pemeriksaan PCR yang juga masih dirawat.
Sejauh ini pihak RSUD Mimika belum bisa memastikan apakah para pasien COVID-19 yang sedang dirawat itu terpapar varian baru omicron atau varian delta.
Beberapa waktu lalu RSUD Mimika telah mengirim beberapa sampel usap tenggorokan dan hidung dari para pasien COVID-19 yang dirawat ke Jayapura.
"Sampai sekarang belum ada hasil dari Jayapura karena masih menunggu pengiriman reagen dari Jakarta. Sedangkan untuk varian delta yang dikirim sampelnya sejak tahun lalu, hasilnya baru saja keluar dan semuanya 100 persen merupakan varian delta," jelas Antonius.
Sejak Januari hingga 4 Maret 2022, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang diperiksa mesin PCR RSUD Mimika sebanyak 538 orang.
Dari jumlah itu, 90 orang harus menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Mimika, sementara sisanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan oleh petugas medis RSUD Mimika.
Meski tren kasus COVID-19 di Mimika kini cenderung menurun, Antonius berpesan agar warga setempat tetap waspada dengan mematuhi dan menegakkan protokol kesehatan serta melakukan vaksinasi lengkap baik dosis pertama, dosis kedua maupun dosis penguat (booster).
Pewarta : Evarianus Supar
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komnas HAM RI investigasi kasus kematian Irene Sokoy yang ditolak empat rumah sakit
28 November 2025 23:19 WIB
Dubes RI: Penyebab kematian warga Jayapura bukan ditembak tentara PNG
24 January 2025 20:38 WIB, 2025
Polres Jayapura turunkan tim Inafis ungkap kematian anggota DPRD Jayawijaya
28 June 2024 15:35 WIB, 2024
Komnas HAM Papua pastikan kasus kematian Michelle Kurisi masuk pelanggaran HAM
07 September 2023 16:23 WIB, 2023
Kasus kematian aktivis Michelle Kurisi jadi sorotan Komnas HAM Papua
06 September 2023 2:41 WIB, 2023
Kapolda Papua: polisi masih selidiki kematian aktivis kemanusiaan Michelle Doga
05 September 2023 20:41 WIB, 2023