Pemerintah Jayawijaya minta KNPI hilangkan dualisme kepemimpinan
Kamis, 16 Juni 2022 16:54 WIB
Kepala Kesbangpol Jayawijaya Tenus Gombo. ANTARA/Marius Frisson Yewun
Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, minta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menghilangkan dualisme kepemimpinan agar tidak terus-menerus menimbulkan kebingungan pemerintah dan masyarakat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jayawijaya Tenus Gombo di Wamena, Kamis, mengatakan dualisme kepemimpinan KNPI yang terjadi di pusat dan provinsi itu berdampak hingga di Jayawijaya.
"Organisasi kepemudaan, seperti KNPI, yang selama ini vakum perlu dipulihkan atau reorganisasi. Kendala vakum karena ada dualisme kepengurusan, pengaruh dari pusat sampai provinsi," kataya.
Mantan Ketua KNPI Jayawijaya itu mengatakan KNPI selama ini mampu menjadi laboratorium pembentukan generasi muda, namun belakangan ini tidak berjalan baik karena terjadi dualisme kepengurusan yang tidak kunjung mampu diselesaikan.
"Dualisme ini membuat pemuda bingung sehingga kita korban untuk pembinaan generasi muda. Selain KNPI, kan ada organisasi sayap atau payung kepemudaan lain," katanya.
Ia menyebut awalnya wadah KNPI sangat baik sebagai tempat pembinaan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi bangsa namun kini tidak berjalan seperti harapan itu.
"KNPI ini wadah pembinaan, bukan wadah politik. Itu tempat paling strategis untuk semua pemuda belajar disiplin, bersaing lewat wadah itu," katanya.
Pemerintah terus mendorong dan mengharapkan generasi penerus menghargai nilai-nilai yang ditanamkan leluhur bangsa, misalnya Empat Pilar Kebangsaan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Jayawijaya minta KNPI hilangkan dualisme kepemimpinan
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jayawijaya Tenus Gombo di Wamena, Kamis, mengatakan dualisme kepemimpinan KNPI yang terjadi di pusat dan provinsi itu berdampak hingga di Jayawijaya.
"Organisasi kepemudaan, seperti KNPI, yang selama ini vakum perlu dipulihkan atau reorganisasi. Kendala vakum karena ada dualisme kepengurusan, pengaruh dari pusat sampai provinsi," kataya.
Mantan Ketua KNPI Jayawijaya itu mengatakan KNPI selama ini mampu menjadi laboratorium pembentukan generasi muda, namun belakangan ini tidak berjalan baik karena terjadi dualisme kepengurusan yang tidak kunjung mampu diselesaikan.
"Dualisme ini membuat pemuda bingung sehingga kita korban untuk pembinaan generasi muda. Selain KNPI, kan ada organisasi sayap atau payung kepemudaan lain," katanya.
Ia menyebut awalnya wadah KNPI sangat baik sebagai tempat pembinaan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi bangsa namun kini tidak berjalan seperti harapan itu.
"KNPI ini wadah pembinaan, bukan wadah politik. Itu tempat paling strategis untuk semua pemuda belajar disiplin, bersaing lewat wadah itu," katanya.
Pemerintah terus mendorong dan mengharapkan generasi penerus menghargai nilai-nilai yang ditanamkan leluhur bangsa, misalnya Empat Pilar Kebangsaan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Jayawijaya minta KNPI hilangkan dualisme kepemimpinan
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BP3OKP Papua Pegunungan dorong kredit lunak perbankan bagi OAP di delapan kabupaten
26 March 2026 5:28 WIB
Prajurit Satgas Yonif 511 pasang jaringan listrik di Gereja Ninambua Lanny Jaya
25 March 2026 4:42 WIB
Pemkab Jayawijaya sebut warga Wolo dan Bpiri swadaya perbaiki jembatan yang putus
24 March 2026 14:56 WIB
Pemprov Papua Pegunungan harap dinkes kabupaten perkuat data program nasional
24 March 2026 14:56 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Kemendagri pastikan lelang pembangunan KIPP Papua Pegunungan dilaksanakan Juni 2026
08 March 2026 10:28 WIB
Gubernur Fakhiri sebut RPJMD 2025--2029 jadi pijakan transformasi pembangunan Papua
06 March 2026 8:17 WIB