
Pemkab Jayawijaya sebut warga Wolo dan Bpiri swadaya perbaiki jembatan yang putus

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat menyebut warga Distrik Wolo dan Bpiri swadaya memperbaiki jempatan putus yang disebabkan karena banjir.
Kepala PUPR Kabupaten Jayawijaya Markus W Kenelak memantau secara langsung dan ikut terlibat dengan masyarakat mengerjakan jembatan baru dengan bahan lokal.
Markus W Kenelak dalam keterangan tertulis di Wamena, Selasa, memberikan apresiasi kepada masyarakat Distrik Wolo dan Bpiri yang mengerjakan jembatan putus akibat banjir secara swadaya.
“Jembatan yang menghubungkan Distrik Wolo dan Bpiri telah putus sejak pekan lalu akibat hujan deras yang disebabkan banjir sehingga masyarakat secara swadaya membangunnya kembali dan ini sangat luar biasa,” katanya.
Dia menilai, yang dilakukan tersebut sangat luar biasa dan memberikan apresiasi kekompakan dua Kepala Distrik Wolo dan Bpiri bersama masyarakat berinisiatif mengerjakan sendiri tanpa menunggu pemerintah.
"Saya mengapresiasi pimpinan distrik bersama masyarakat berinisiatif mengerjakan jembatan baru akibat bencana banjir. Saya sebagai mewakili pemerintah perpanjangan tangan bupati dan wakil bupati dapat melaporkan kejadian ini dan mengusulkan program jembatan permanen," ujarnya.
Sementara itu Kepala Distrik Wolo Terianus Gombo menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas PUPR yang turun langsung dan melihat di lokasi serta ikut membantu pembuatan jembatan kayu.
Kepala Kampung Tirunggu Yarnus Kenelak mengatakan pembangunan jembatan secara swadaya ini sangat luar biasa apalagi langsung dipantau langsung Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jayawijaya.
"Jembatan ini telah diperbaiki lima kali, saat ini yang keenam kali diperbaiki dengan kejadian yang sama. Kami berharap pemerintah dapat membangun jembatan permanen agar tidak ganti-ganti lagi," katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
