Wamena (ANTARA) - Bank Mandiri Cabang Wamena di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua membina 30 pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) lokal agar terus berproduksi dan memberikan penghasilan bagi pelaku UMKM.

Kepala Bank Mandiri Cabang Wamena, Orpa Jitmau di Wamena, Jumat, mengatakan dukungan itu berupa pendampingan legalitas, kredit lunak serta mendorong agar produk yang dihasilkan bisa dijual di toko-toko di Jayawijaya.

"Saat ini dibutuhkan keberpihakan untuk memajukan saudara kita pelaku UMKM. Untuk Jayawijaya satu-satunya perwakilan daerah di Papua sebagai mitra BUMN Bank Mandiri. Kita harapkan tidak hanya di Wamena tetapi juga di daerah lain," katanya.

UMKM yang dibina itu memproduksi kopi, madu, buah merah serta kerajinan tangan seperti anyaman noken.

"Kita memberikan kredit lunak, dimana mereka akan terbantu dan termotivasi untuk terus meningkatkan usahanya, sehingga produknya tidak hanya di pasaran lokal tetapi bisa dijual di wilayah lain. Contoh seperti Kopi Wamena," katanya.

Pihak Bank Mandiri siap memfasilitasi pertemuan pelaku UMKM dengan DPRD setempat terkait perlindungan hukum bagi produk lokal masyarakat Jayawijaya.

"DPRD bisa menjembatani ini sehingga ada perda untuk keberlangsungan UMKM lokal dan setiap pelaku usaha bisa menerima produk UMKM lokal untuk dijual di toko-toko yang ada di Jayawijaya agar masyarakat punya pendapatan yang jelas," katanya.

Jayawijaya merupakan satu dari dua kabupaten di Provinsi Papua dan Papua Barat yang UMKM-nya menjadi binaan Bank Mandiri. Namun Jayawijaya menjadi tolak ukur pengembangan UMKM sebab jumlahnya mencapai 30 mitra pembinaan.

 

Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024