Aparat keamanan diminta tangkap pelaku pembunuhan 2 warga di Wamena
Jumat, 24 Februari 2023 19:14 WIB
Jenazah dua korban kerusuhan di Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, diterbangkan ke Medan, Jumat (24/2/2023). ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Jayapura (ANTARA) - Ketua Pemuda Batak Bersatu (PBB) Papua Tulus Sianipar meminta aparat keamanan untuk mengusut dan menangkap pelaku penyerangan yang menewaskan dua warga sipil asal Sumatera Utara di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
"Kami berharap pembunuh dua saudara kami segera ditangkap dan diproses hukum, " kata Tulus Sianipar kepada Antara, Jumat malam.
Ketika dihubungi dari Timika, Ketua PBB Papua itu mengatakan kedua korban dibunuh dengan sejumlah luka akibat panah dan benda tajam saat kerusuhan terjadi di sekitar Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (23/2).
Saat ini jenazah kedua korban yaitu Ramot Siagian (28) dan Albert Sitorus sudah diterbangkan ke Medan melalui Jakarta.
"Kedua jenazah sudah diterbangkan ke Medan untuk dimakamkan di kampung halamannya, " ujarnya.
Ketua PBB Papua mengatakan tokoh-tokoh masyarakat asal Batak juga mengecam aksi anarkis yang dilakukan sekelompok masyarakat hingga menimbulkan korban jiwa dan harta benda.
"Mudah-mudahan pelaku dan aktor kerusuhan dapat segera ditangkap dan diproses hukum," ujar Tulus.
Kerusuhan yang terjadi Kamis (23/2) di Sinakma, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya berawal dari isu penculikan anak, sehingga terjadi kerusuhan dan pembakaran.
Akibat peristiwa itu menyebabkan 10 orang warga sipil meninggal, 41 orang terluka, termasuk 18 orang anggota TNI dan Polri serta sejumlah bangunan dibakar massa.
"Kami berharap pembunuh dua saudara kami segera ditangkap dan diproses hukum, " kata Tulus Sianipar kepada Antara, Jumat malam.
Ketika dihubungi dari Timika, Ketua PBB Papua itu mengatakan kedua korban dibunuh dengan sejumlah luka akibat panah dan benda tajam saat kerusuhan terjadi di sekitar Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (23/2).
Saat ini jenazah kedua korban yaitu Ramot Siagian (28) dan Albert Sitorus sudah diterbangkan ke Medan melalui Jakarta.
"Kedua jenazah sudah diterbangkan ke Medan untuk dimakamkan di kampung halamannya, " ujarnya.
Ketua PBB Papua mengatakan tokoh-tokoh masyarakat asal Batak juga mengecam aksi anarkis yang dilakukan sekelompok masyarakat hingga menimbulkan korban jiwa dan harta benda.
"Mudah-mudahan pelaku dan aktor kerusuhan dapat segera ditangkap dan diproses hukum," ujar Tulus.
Kerusuhan yang terjadi Kamis (23/2) di Sinakma, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya berawal dari isu penculikan anak, sehingga terjadi kerusuhan dan pembakaran.
Akibat peristiwa itu menyebabkan 10 orang warga sipil meninggal, 41 orang terluka, termasuk 18 orang anggota TNI dan Polri serta sejumlah bangunan dibakar massa.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Asmat masih selidiki penganiayaan akibatkan Briptu Abraham meninggal dunia
02 November 2025 18:02 WIB
Kabid Humas Polda: Polisi selidiki perampokan dan penganiayaan di Dogiyai
15 April 2025 16:50 WIB, 2025
Penjabat Bupati Mimika minta polisi usut tuntas penganiayaan petugas DLH
13 February 2025 13:59 WIB, 2025
Komnas HAM Papua beri perhatian serius kasus penganiayaan warga di Puncak
23 March 2024 19:00 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polres Jayawijaya sebut 24 korban tenggelam di Sungai Uwe Wamena telah dievakuasi
18 May 2026 11:47 WIB
Polda Papua kirim 300 personel brimob untuk pertebal pengamanan Wamena Jayawijaya
17 May 2026 17:42 WIB
Satgas Pamtas Yonif 511/DY tanamkan nilai bela negara bagi pemuda Mamberamo Raya
17 May 2026 17:41 WIB